Suara Denpasar - Kajaksaan Tinggi (Kejati) Bali tampaknya tak mau dituding melempem dalam penanganan dugaan penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa baru seleksi jalur mandiri dan dana penelitian Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 di Universitas Udayana (Unud) Bali.
Buktinya? Senin (24/10/2022) sekitar pukul 09.10 WITA, belasan penyidik Kejati Bali mendatangi Gedung Rektorat Kampus Unud, Jimbaran. Tujuannya untuk mengumpulkan beragam dokumen guna dicocokkan dengan keterangan lima pejabat Unud yang sebelumnya sudah dipanggil.
Ruangan yang digeledah kejaksaan semuanya berada di lantai tiga.
Yakni ruangan kemahasiswaan, perencanaan, dan keuangan. "Ada 12 jaksa yang diturunkan dalam penggeledahan tersebut.
Tentu semua dokumen yang berkaitan dengan kasus ini kami amankan. Dari data jumlah mahasiswa dan juga rekening anggaran," papar salah satu jaksa kepada denpasar.suara.com.
Kata Jaksa tersebut, pencocokan data perlu dilakukan karena status Universitas Udayana yang masih Badan Layanan Umum (BLU) sesuai Pasal 6 ayat (5) maksimal bisa menerima mahasiswa dengan jalur mandiri 30 persen dari seluruh mahasiswa yang diterima pada tahun ajaran. "Lebih dari itu maka patut dicurigai ada yang tidak beres," ungkapnya.
Informasi lain yang di dapat denpasar.suara.com, penggeledahan tersebut juga melibatkan tim gabungan.
Rinciannya enam anggota Polda Bali, Intel Kejati 2 orang, dan Pidsus 12 orang.
Dugaan penyalahgunaan SPI Unud ini memang mendapat perhatian masyarakat luas.
Baca Juga: Penyidik Geledah Ruangan Keuangan Kampus Unud Bali, Termasuk Ruang Kemahasiswaan, Cari Bukti Ini
Warga berharap kasus ini bisa berjalan secara transparan dan diusut tuntas karena terjadi di institusi pendidikan.
Apalagi, besaran SPI di Unud bervariasi dan terbesar mencapai Rp 1,2 miliar per mahasiswa. ***
Berita Terkait
-
Penyidik Geledah Ruangan Keuangan Kampus Unud Bali, Termasuk Ruang Kemahasiswaan, Cari Bukti Ini
-
Keras! Uus Sindir Rizky Billar, Sebut Cocok Dengan Siskaeee Hingga Sebut Rizki Billar Cuma Abang-Abang Mokondo
-
Makanan untuk Membantu Sembuhkan Batuk, dari Pisang hingga Bawang Putih, Kata Dokter Saddam Ismail
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
4 Ide OOTD Layering Feminin ala Kang Hye Won, Street Style ke Smart Casual!
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
Kenapa Tol Terpeka Ditutup? Hutama Karya Sebut Ada Kepentingan Pertahanan Negara
-
Suporter Timnas Indonesia Bikin Kaki Gemetar, Jantung Deg-degan, Pemain Iran: Ini Final Terberat!
-
Wacana Prabowo Dua Periode Menguat, Begini Respons PKS Soal Pilpres 2029
-
9 Sepatu Trail Running untuk Medan Berat, Pilihan Terbaik Februari 2026
-
5 Skincare yang Ampuh Kencangkan Kulit Wajah, Samarkan Kerutan
-
Kiprah B.J. Habibie dalam Sejarah Kebebasan Pers Indonesia