Suara Denpasar - Bulan Oktober 2022 benar-benar kelam bagi dunia. Bagaimana tidak, ada sejumlah peristiwa yang menimbulkan ratusan korban jiwa.
Di Indonesia ada tragedi Kanjuruhan dengan 135 korban jiwa. Kemudian di Korea Selatan ada tragedi Halloween di Itaewon dengan korban 151 jiwa.
Peristiwa lainnya adalah bom mobil di Mogadishu di Somalia dengan korban jiwa 100 orang dan penyerangan konser musik di Myanmar dengan korban jiwa 50 orang. Dari empat peristiwa itu maka secara total korban jiwanya mencapai lebih dari 400 korban.
Untuk selengkapnya, berikut adalah peristiwa kelam yang terjadi di bulan Oktober 2022 dirangkung dari beragam sumber.
1. Tragedi Kanjuruhan
Indonesia berduka ketika tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 terjadi. Data terbaru, tragedi tersebut menyebabkan 135 orang kehilangan nyawa.
Peristiwa kelam itu terjadi di dalam stadion Kanjuruhan, markas Arema Malang. Muaranya adalah tembakan gas air mata polisi di dalam stadion.
Penonton yang panik berdesakan di pintu keluar. Mereka terhimpit dan kehabisan oksigen.
Tragedi itu terjadi setelah wasit meniup panjang tanda berakhirnya laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya. Awalnya sejumlah penonton turun ke lapangan karena Arema kalah 1-2 dari rival bebuyutan. Hal tersebut memicu rentetan peristiwa dan berujung pada tembakan gas air mata.
Sejauh ini sudah ada enam orang ditetapkan sebagai tersangka. Terbaru, Polri menyebut akan ada tambahan tersangka baru.
Imbas tragedi itu adalah BRI Liga 1 hingga saat ini masih dihentikan sementara. Kemudian PSSI akan menggelar kongres luar biasa atau KLB.
2. Tragedi Halloween di Itaewon
Sebanyak 151 orang meninggal dunia dalam tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Mirip dengan Tragedi Kanjuruhan, kebanyakan korban tewas karena terinjak setelah berdesak-desakan.
Mereka saling himpit saat menghadiri perayaan halloween pada Sabtu (29/10/2022) malam. Dari peristiwa itu, otoritas setempat masih mencatat ada ratusan lainnya yang luka-luka. Bahkan korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah.
Imbas tragedi itu, Korea Selatan saat ini menetapkan massa berkabung nasional. Sejumlah acara besar dibatalkan akibat peristiwa kelam itu.
3, Bom Mobil Somalia Tewaskan 100 Orang
Kantor berita Perancis, AFP, melaporkan sebanyak 100 orang tewas dalam peristiwa bom mobil di Somalia, Afrika Timur pada Sabtu (29/10/2022).
Dalam laporannya, ada dua ledakan dari dua mobil di Mogadishu. Selain korban tewas, juga dilaporkan 300 korban luka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nasi Sisa, Sego Karak Adalah Simbol Kehangatan Masa Lalu
-
Demokrasi Butuh Batas, Bukan Tumpang Tindih Kekuasaan
-
5 Jenis Sepatu Lari dan Fungsinya Sesuai Kebutuhan, Jangan Salah Pilih!
-
Mesin Belgia Mulai Panas, Courtois Yakin Setan Merah Pulangkan Spanyol
-
Staycation Rasa Liburan di Tengah Jakarta, Menemukan Oase Hijau Bernama Park 5 Simatupang
-
Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?
-
Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global
-
5 Daya Tarik Utama Wisatawan Asing Berlibur di Indonesia
-
Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR