/
Jum'at, 04 November 2022 | 10:02 WIB
Ade Armando mengatakan kekompakan suara pemilih Kristen akan menentukan, begitu terbelah maka Anies Baswedan menang.

Suara Denpasar – Sosok Dosen FISIP Universitas Indonesia Ade Armando kembali menjadi sorotan publik karena dituding membuat postingan yang menggunakan politik identitas dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kali karena melontarkan statement yang dianggap mencari-cari celah kegaduhan dan menimbulkan kesan tidak terima dengan perilaku toleransi yang Anies Baswedan yang ditunjukkan selama ini menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Salah satu Anies pernah melakukan peresmian gereja dan testimoni langsung dari tokoh agama lain khususnya kristen mengenai kepemimpinan Anies. Ujung-ujungnya Ade membahas masalah pilpres dengan fokus suara umat kristen dan membandingkan dengan sosok Ganjar Pranowo, sosok yang sudah terang-terangan akan dia dukung.

Nah pernyataan kontroversial yang membuat heboh publik dikeluarkan oleh Ade Armando yang pernah babak belur dihajar masa saat demo di gedung DPR RI.

Dalam unggahan kanal Youtube Cokro TV terkait Pilpres 2024 tersebut Ade Armando menyeret-nyeret nama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hingga umat Kristen.

“Umat Kristen bakal menjadi bagian penting dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang,” katanya dalam video berdurasi 9 menit 15 detik.

"Umat Kristen di Indonesia memang minoritas, tapi jangan salah, umat Kristen akan memegang peran menentukan apakah Anies akan menang dalam Pilpres 2024," sambung Ade Armando sebagaimana dilansir Suara,com Kamis (3/11/2022).

Penyataan lainnya Ade Armando, pada pesta demokrasi Pilres 2024 bakal belangsung sengit dan ketat seperti pada pemilihan presiden tahun 2014 lalu. Pasalnya pada pilpres tahun 2014 suara umat minoritas menjadi penentu kemenangan.

"Kalau umat Kristen kompak, Anies akan gagal, kalau suara umat Kristen terbelah, makan Anies akan melenggang menjadi Presiden," ungkapnya.

Baca Juga: Jawaban Kang Dedi Mulyadi soal Jarang di Rumah, Sebelum Gugatan Perceraian Dikabulkan, Anne Ratna Wajib Tahu

Dikatakan Ade Armando ada empat nama yang berpeluang menjadi lawan Anies. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

"Survei-survei tentang kredibilitas masih menempatkan Ganjar di atas Anies Baswedan," ucapnya.

Kendati demikian Survei Ganjar unggul atas Anies, kondisi itu belumlah aman. Karenanya, kata Ade, agama sangat menentukan.

Ade melihat umat Kristen lebih condong bakal melimpah dukungannya kepada Ganjar Pranowo. Maka, jika umat Kristen tidak kompak (mendukung Ganjar), maka Anies akan menang di Pilpres 2024.

Seperti diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem menjadi capres dalam perhelatan Pilpres 2024. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum, Surya Paloh. Sebelumnya, Anies disandingkan dengan dua bakal Capres lainnya, yakni Panglima TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Anies menjadi sosok yang mampu untuk meneruskan pembangunan di Indonesia. Ia juga menilai prinsip dan perspektif Anies sejalan dengan apa yang diyakini oleh Partai NasDem.

Pernyataan Ade Armando ini pun sempat masuk trending topic di Twitter. Banyak hujatan dialamatkan kepada Ade Armando. Bahkan, bukan hanya publik secara umum, sejumlah pegiat sosmed yang biasanya satu kubu juga berseberangan. Contohnya Rudi Valinka yang memiliki akun @kurawa.

“Jangan dengerin Ade Armando ngomong dulu yah Gaes. Kemungkinan ada pergeseran di bagian kepala akibat penganiayaan biadab oleh kadrun beberapa hari lalu. Buat Cokro TV lebih baik parkir dia dulu untuk sementara sampai sembuh 100 %. Beneran loh gue kasihan,” tulis Rudi Valinka menyalahkan Ade Armando sekaligus menyalahkan kadrun.

Beberapa netizen lain menyebut pernyataan Ade Armando sebagai bentuk politik identitas.

“Para BuzzeRp menuduh Anies melakukan politik identitas, padahal faktanya pelakunya mereka sendiri,” tulis @Evankeenan01

“Was wes wos kelompok kalian ngomong politik identitas tidak baik, eeh malah kalian yg memainkan politik identitas. Munafuck!” @KelanaJiwa3. (*)

Load More