Suara Denpasar- Dedi Mulyadi membuka kembali kenangan masa kecil sang putra Maula Akbar begitu ditinggal meninggal oleh ibunya Sri Widyawati yang juga istri pertamanya.
Kang Dedi yang berstatus duda saat itu harus merawat sendiri putranya yang biasa disapa AA Ula ini di usia yang baru menginjak tiga bulan.
Di usia inilah Kang Dedi Mulyadi ditinggal oleh istrinya yang meninggal dunia karena serangan kanker ganas.
Momen-momen itu menjadi sangat sentimentil bagi Kang Dedi, dan saat itu hanya kepada anaknya sering menghabiskan waktu.
Kang Dedi Mulyadi lalu menceritakan kisah manis dirinya dengan Maula Akbar yang saat ini mulai tumbuh dewasa.
"Ayah selalu menggelarkan sajadah dan meminta AA (Maula Akbar) duduk di sajadah itu, AA dan ayah posisinya berhadapan-hadapan," jelas Kang Dedi Mulyadi seperti yang ia ceritakan di akun youtube, dikutip pada Senin (7/11/2022).
Dalam momen seperti itu, dia menceritakan apa yang sedang dialami dan meminta doa agar bisa melewati masa-masa sulit.
"Peristiwa terberat bisa dilewati, AA doain ayah, hari ini hidup ayah sangat berat, hari dapat kesulitan terberat, doain ayah A," demikian dia menceritakan kisah puluhan tahun silam.
Kini si anak sudah berumur 23 tahun dan sudah beranjak dewasa.
Si anak juga mulai meneruskan karir politik si ayah dengan menduduki posisi sebagai Ketua Golkar Purwakarta.
Sementara itu Kang Dedi juga tengah menghadapi gugatan perceraian dari Anne Ratna Mustika yang juga bupati Purwakarta.
Sidang gugatan perceraian sudah berjalan di Pengadilan Agama setempat. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur
-
DPP IMM Pertanyakan Pelibatan TNI Jaga Rumah Jampidsus
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
-
Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga
-
Land Cruiser Mobil Kasus Suap Bupati Kuansing Sudah Tiba di Jakarta
-
8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam
-
Membongkar Mitos Kecantikan dan Tragedi Perempuan dalam Cantik itu Luka
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
-
Pembobol Ruang Guru Kalianda Diciduk Berkat Rekaman CCTV
-
Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya