Suara Denpasar - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali bukan hanya memeriksa pejabat Universitas Udayana (Unud). Tapi, juga mahasiswa.
Salah satunya yang diperiksa adalah Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud Darryl Dwi Putra. Dia diperiksa terkait penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Unud atau uang pangkal di Kampus Unud.
Darrly membenarkan dirinya dimintai keterangan oleh kejaksaan, Senin (7/11/2022) terkait dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) lewat seleksi jalur mandiri tahun 2018/2019 sampai dengan 2022/2023.
Saat ditemui xenpasar.suara.com saat istirahat pemeriksaan, dia mengatakan pemeriksaan berlangsung dari pukul 10 pagi dan tidak ingat berapa bertanyaan yang diberikan oleh Jaksa.
"Tidak ingat berapa karena pertanyaannya berkembang tapi tidak sampai sih 20 pertanyaan," katanya.
Lebih lanjut, sebagai mahasiswa dia menjelaskan kepada Jaksa sikap BEM dan mahasiswa Unud yang menolak SPI karena sebagai bentuk praktek komersialisasi pendidikan.
Walaupun sistem itu diterapkan, dia meminta jangan diberlakukan sebagai syarat utama pada seleksi jalur mandiri.
"Kalaupun komersialisasi pendidikan diterapkan kami pun boleh menilai soal mekanisme yang belum wajar, kenapa kami nilai belum wajar dan tidak masuk akal karena SPI diletakkan sebagai syarat di depan," ujarnya.
Darryl mengatakan jika SPI tidak seharusnya sebagai syarat utama karena patokan penerimaan mahasiswa dari uang sumbangan bukan dari kemampuan calon mahasiswa.
Baca Juga: Tangan Kanan Rektor Unud Diperiksa Penyidik Kejati Bali
Seyogyanya sumbangan diletakkan ketika peserta sudah lulus seleksi dan untuk sumbangan dilakukan secara sukarela tidak berdasarkan grade seperti dalam surat keputusan rektor.
"Mau bayar berapa pun seribu, Rp 10 ribu namanya juga sukarela. Berdasarkan SK Rektor sumbangan tertinggi ada di Fakultas Kedokteran sampai Rp 1,2 miliar. Itupun pihak kampus membuka opsi nominal sumbangan lebih besar daripada yang tercantum di SK. Kalau misalnya memang yang menyumbang lebih dari itu. Atau SPI Level Up," papar dia panjang lebar. Dia juga menilai SPI adalah ladang pendapatan bagi kampus. "Jadi cari cuan tanpa batas," tandasnya.
Pendamping Hukum BEM Unud Kadek Vany Primaliraning mengatakan bahwa pertanyaan yang diajukan ke Darryl jauh dari permasalahan mengenai dana SPI. Pertanyaan hanya seputar diri atau sama seperti biodata diri.
Padahal Darryl menyampaikan bagaimana langkah BEM dalam menyikapi kebijakan SPI ini. "Dari permohonan audiensi ke rektorat, terus rektorat tidak mau buka data," sebutnya.
Dia juga menilai ada kejanggalan pemanggilan Darrly. Sebab, tidak disampaikan langsung tapi dititipkan di Rektorat.
Satu sisi proses pemeriksaan pertanyaan yang tidak fokus dalam kasus ini, sehingga Darryl meminta kepada pihak Jaksa untuk mengetik langsung jawabannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
7 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Low Watt, Hemat Listrik dan Awet
-
LEPAS Tawarkan Pengalaman Berkendara Premium di IIMS 2026
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai
-
Sassuolo Dipermak Inter, Fabio Grosso Blak-blakan Salahkan Jay Idzes Cs: Dia Ceroboh!
-
Gak Bikin Napas Meronta-ronta! Rute Gowes Sepeda Cibinong-Sentul Ini Cocok Banget Buat Pemula
-
Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
-
Can This Love Be Translated? Konsisten di Puncak Drama Paling Dibicarakan
-
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Imlek, Konon Bisa Datangkan Sial
-
Intip Kontrak Adrian Wibowo, Punya Kans Ikuti Mauro Zijlstra Cs Main di Liga 1?