Suara Denpasar - Kepemilikan Liverpool oleh Fenway Sports Group (FSG) tampaknya akan berakhir. Mereka menyatakan minatnya untuk menjual saham juara lima kali Liga Champions tersebut.
FSG merupakan perusahaan yang dimiliki pengusaha asal Amerika Serikat. John w. Henry. Dia sebelumnya mengakuisi Liverpool dari George Gillett dan Tom Hicks sebesar 300 juta poundsterling pada 2010 silam.
"FSG telah sering menerima pernyataan minat dari pihak ketiga yang ingin menjadi pemegang saham di Liverpool," kata FS dikutip dari AFP pada Senin (07/11).
Dalam pernayataannya, FSG menyatakan penjualan akan dilakukan dengan syarat dan ketentuan yang tepat.
"Kami akan mempertimbangkan pemegang saham baru bila itu demi kepentingan terbaik Liverpool sebagai klub."
Liverpoool di bawah pemilik sebelumnya kerap tampil buruk, baik di liga domestik mau pun internasional. Namun, saat FSG memegang kendali Liverpool perlahan bangkit.
Kedatangan pelatih Juergen Klopp pada 2015 silam membawa angin segar. Liverpool pun diantarkan menjuarai Liga Inggris setelah puluhan tahun puasa gelar.
Sejak dikuasai FSG, Liverpool total mengoleksi delapan piala sejauh ini.
Adapun dari laporan Forbes pada Mei 2022, Liverpool saat ini memiliki nilai jual sebesar 3,89 miliar poundsterling (sekitar Rp70,2 triliun).
Baca Juga: Tagar Tim Desta Trending Jelang Tiba-tiba Tenis, Netizen Lebih Dukung Botuna Dibanding Raffi Ahmad
Angka tersebut sepuluh kali lipat lebih tinggi ketimbang saat FSG mengakuisisi Liverpool pada 2010.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I