Suara Denpasar - Persoalan konflik rumah tangga yang menerpa Dedi Mulyadi tampaknya merembet ke persoalan lain.
Tengok saja aksi Anne Ratna Mustika yang kini menjabat Bupati Purwakarta. Neng Anne, begitu dia kini dipanggil pasca melayangkan gugatan cerai kepada sang suami, menuding Kang Dedi hanya pencitraan dan meninggalkan hutang bagi hasil senilai puluhan miliar.
Hutang itu akhirnya dilunaskan oleh Neng Anne saat menjadi bupati.
Tak hanya itu, dia juga menuding bahwa Gedung Kembar yang menjadi ikon Purwakarta ditempati oleh Kang Dedi secara ilegal selama empat tahun.
Di sisi lain, ada beberapa dinas di lingkup pemerintahan Purwakarta yang belum memiliki kantor.
"Gedung ini adalah aset Pemkab. Alhamdulillah sekarang sudah bersih. Barang-barang milik pak Dedi Mulyadi sudah saya kembalikan ke rumah di Subang," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Terusirnya Kang Dedi dari Gedung Kembar yang merupakan peninggalan Belanda tersebut kemudian viral.
Apalagi, diakui oleh Kang Dedi. Gedung itu memiliki banyak kenangan bagi dirinya dan keluarga saat membangun Purwakarta serta masih menjabat Bupati. Di sana, ide-ide untuk pembangunan Purwakarta muncul.
Memanasnya tensi konflik antar keduanya pun memancing reaksi netizen. "Kang Dedi diusir karena Gunung kembar Ambu Anne jarang disentuh," sebut salah satu netizen.
"Tah kieu akibatna mun awewe kurang kasih sayang, Ambu lebi baik gunung kembarmu diurus saja," balas yang lain. Tentu gunung kembar yang dimaksud netizen merujuk organ intim wanita.
Baca Juga: Kang Dedi Tunjukkan "Barang" Privasi, Emak-emak Langsung Wow!
Komentar ngawur banyak netizen di tanah air ini juga diduga menjadi alasan Neng Anne mematikan kolom komentar di akun media sosialnya. Baik itu di YouTube, Facebook, maupun Instagram.
Hanya saja untuk diketahui selain karena memang dinas atau organisasi perangkat daerah yang banyak belum memiliki kantor.
"Terusirnya" Kang Dedi karena desakan beberapa pihak yang menilai bahwa setelah Kang Dedi tidak menjabat Bupati, sudah seharusnya aset Pemkab tidak lagi digunakan. Namun, itu terus digunakan Kang Dedi untuk kantor keduanya.
Tak jelas juga adakah perjanjian sewa atas penempatan kantor itu oleh mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement