Suara Denpasar - Untuk kali pertama dalam sejarah. Bali mengalami krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam beberapa hari belakangan ini .
Penyebabnya, karena stok pertalite dan solar di Bali kuota untuk tahun 2022 habis dan diduga digunakan untuk operasional pengamanan saat KTT G20.
Hasil sidak Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti ke sejumlah SPBU di kota Denpasar memang ditemukan fakta habisnya BBM bersubsidi.
Dan, dari hasil kunjungan Kantor PT. PERTAMINA (Persero) Marketing Operation Region V Sales Area Retail Bali untuk mendapatkan keterangan terkait kelangkaan BBM jenis Solar, diterima oleh Gusti Anggara salakib Sales Area Manager Retail Jatimbalinus.
Berikut keterangan Pertamina kepada Ombudsman:
1. Benar bahwa kuota BBM terutama Solar dan Pertalite untuk Provinsi Bali telah habis. Di Provinsi Bali sendiri telah mendapat kuota sekitar kurang lebih 191.743 ribu liter untuk JBT (Bio Solar) pada tahun 2022 oleh BPH Migas.
2. Kuota BBM per SPBU sudah ditentukan oleh BPH Migas. Dalam situasi terjadi kekurangan dikarenakan kuota habis, SPBU bisa saja mendapat penyaluran BBM, namun dengan konsekuensi SPBU tersebut harus mengganti selisih biaya yang tidak murah. Tentu ini adalah langkah yang tidak mudah bagi SPBU/ Pengusaha.
3. Realisasi pemakaian kuota BBM per kabupaten/kota Se-Provinsi Bali telah mendekati angka 100 % dimana 1 Kota dan 3 Kabupaten telah melewati 100% yakni Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Klungkung.
4. Event G-20 yang diselenggarakan pada bulan November lalu membutuhkan dan menghabiskan banyak BBM dan bisa dibilang menjadi salah satu penyebab kelangkaan BBM yang terjadi pada saat ini.
Baca Juga: MAKI: Mestinya Kasus SPI Unud Sudah Ada Tersangka, Jika Mangkrak Siap Praperadilkan Kejati Bali
5. Untuk penyaluran BBM itu ada peraturan terutama untuk BBM subsidi karena ada campur tangan pemerintah di dalamnya.
6. Langkah awal yang telah diambil adalah dengan melakukan pengalihan BBM antar kabupaten/kota Se- Provinsi Bali.
Untuk pemenuhan stok BBM sampai akhir tahun, Pertamina telah menyurati BPH Migas agar diberikan izin melakukan pengalihan BBM antar Provinsi ataupun melakukan kebijakan-kebijakan yang dirasa tepat mengatasi masalah tersebut.
7. Pertamina telah mengarahkan SPBU-SPBU untuk membantu menyampaikan kepada konsumen/masyarakat jika pihak Pertamina telah melakukan normalisasi terkait stok BBM dan diharapkan untuk konsumen/masyarakat agar tidak panik.
8. Pertamina area Bali normalnya menyalurkan 660.000 Liter Solar per hari, tanggal 6 Desember 2022 menyalurkan 840.000 Liter Solar per hari (20% di atas normal), tanggal 7 Desember 840.00 Liter Solar per hari sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.
Telah dikoordinasikan juga ke Terminal BBM Pesanggaran dan Manggis supaya di supply secara bersamaan agar konsumen tidak panik. Tinggal menunggu proses distribusinya saja sampai beberapa hari kedepan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir