Suara Denpasar - Perseteruan host gosip Feni Rose dengan Deolipa Yumara tampaknya tak menemui titik temu.
Pihak kepolisian pun kini harus bekerja keras, sebab Feni dikabarkan menolak untuk menempuh jalur damai dan ingin kasusnya dilanjutkan.
Hal tersebut disampaikan oleh pelapor, Deolipa Yumara kepada awak media di di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).
"Tadi kabarnya sudah bicara sama penyidik. Penyidik meminta restorative justice, tapi kabarnya beliau (Feni Rose) menolak. Katanya lanjut saja," ujar Deolipa Yumara.
Untuk diketahui, Deolipa Yumara melaporkan Feni Rose ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 29 Agustus 2022 lalu. Ia menuding perempuan 49 tahun melakukan pencemaran nama baik saat berbincang dengan Tata Liem.
Laporan Deolipa Yumara terhadap Feni Rose terdaftar dengan nomor perkara LP/B/2061/VIII/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Siapa sosok Deolipa Yumara ini?
Ia adalah orang yang berasal dari suku Jawa. Ayahnya seorang tentara berpangkat sersan mayor dan berasal dari Yogyakarta sedangkan ibunya dari Jombang, Jawa Timur meski memiliki darah Manado.
Sebagai lulusan Fakultas Hukum dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, ia resmi menjadi seorang pengacara pada tahun 2000 silam.
Nama Deolipa Yumara pernah muncul ke publik saat mendampingi artis Angel Lelga pada Juni 2022, akibat tersandung kasus korban penipuan kripto. (*)
Baca Juga: Game Lokal Battle of Guardians Rilis Web Comic dan Mini Series di IESF 2022 Bali
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sindir Dito Mahendra Yang Mangkir Dari Panggilan KPK, Pura-Pura Sakit: Dito Bakal Dijemput KPK!
-
Siswa SDN Pocin 1 Telantar Gegara Sekolah Digusur buat Bikin Masjid, Deolipa Ancam Polisikan Walkot Depok
-
Belum Usai! Denise Chariesta Bandingkan Melaney Ricardo dan Bulan, Pesan untuk Istri RD: Mending Temenan Sama...
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai