Suara Denpasar- Kompetisi BRI Liga 1 22/23 baru saja kembali digulirkan pada 5 Desember 2022 kemarin pasca diliburkan selama kurang lebih dua bulan menyusul terjadinya Tragedi Kanjuruhan.
Jeda kompetisi tersebut telah digunakan oleh para stakeholder sepak bola Indonesia untuk berbenah supaya tragedi serupa seperti di Stadion Kanjuruhan, Malang tidak terulang lagi.
Akan tetapi sejak Liga 1 kembali bergulir, banyak kejadian-kejadian kontroversi yang terjadi hampir di setiap pertandingan, terutama mengenai keputusan wasit.
Yang paling sering terjadi adalah mengenai keputusan offside dan onside yang diambil wasit-wasit di Liga 1.
Seperti pada laga Borneo FC melawan PSS Sleman di pekan ke-14 Liga 1 pada Senin (12/12) kemarin. Gol Matheus Pato di menit ke-63 dianulir wasit karena dianggap offside.
Padahal jika dilihat dari tayangan ulang, Pato berdiri sejajar dengan pemain terakhir PSS Sleman.
Sebelumnya di pekan ke-13 Liga 1, pada laga Rans Nusantara menghadapi Persikabo 1973 juga terjadi keputusan serupa.
Gol yang dicetak pemain Persikabo Gustavo Tocantins di menit tambahan babak kedua dinyatakan offside oleh hakim haris.
Namun jika dilihat kembali melalui tayangan ulang, posisi Gustavo jauh berada di depan pemain terakhir Rans Nusantara yang berarti onside.
Baca Juga: Sheryl Sheinafia Alami Saraf Kejepit Saat Olahraga Angkat Beban 100 Kilogram, Kok Bisa Begitu?
Kemudian yang masih hangat terjadi adalah keputusan wasit di laga pekan ke-14 Liga 1 antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri pada Selasa (13/12) kemarin.
Saat kedudukan imbang 1-1, Persebaya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan di menit-menit akhir jelang bubar.
Ahmad Nufiandani terlihat jelas melalui tayangan lambat didorong hingga terjatuh oleh kiper Persik di dalam kotak penalti.
Wasit Ginanjar Rahman Latief yang bertugas menganggap hal itu bukanlah sebuah pelanggaran.
Momen ini membuat pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso kesal dan meluapkan kekecewaannya pada saat sesi jump apers.
Kejadian-kejadian tersebut sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan menjadi trending di Twitter.
Berita Terkait
-
Wasit PSIS vs Persija Berat Sebelah?Komentar Keras Osvaldo Haay Jadi Sorotan
-
Gol Offside PSIS Semarang ke Gawang Persija Jakarta Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
-
Link live Streaming Persikabo 1973 vs Arema FC, Laga Pekan ke-14 BRI Liga 1
-
Persija Dihajar PSIS, Thomas Doll Keluhkan Krisis Pemain, Salahkan Shin Tae-yong Lagi?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Misteri Kerangka Tanpa Nama di Hutan Mantingan: Tergolek Setahun, IdentitasBelum Terungkap
-
5 Anggota SEVENTEEN Umumkan Jadwal Wamil, OT13 Ditargetkan Kembali 2028
-
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!
-
Kenapa Sepatu dan Sandal Merek Melissa Mahal? Ini 4 Alasannya
-
Berapa Jumlah Bulu Sayap Garuda Pancasila? Poster BRIN Viral karena Salah Hitung
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Setelah Hampir 2 Tahun, Manga Hunter x Hunter Volume 39 Siap Rilis 3 Juli
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi