Melihat beberapa insiden yang terjadi belakangan ini, salah satu praktisi industri sepak bola, Kharisma Putra Kartono memprediksi bahwa akan terjadi depresiasi antusiasme penonton di liga Indonesia, terutama Liga 1.
Melalui thread di akun Twitternya, Putra menyebut suporter sepak bola Indonesia perlahan akan jengah melihat kejadian-kejadian “konyol” di atas lapangan.
Hal ini mengacu pada keputusan wasit, kualitas siaran, dan berbagai kejadian yang melibatkan risiko keamanan suporter.
“Dari kerangka hukum ekonomi yang saya kuasai, prediksi saya akan terjadi yang namanya pergeseran ekuilibrium baru dalam hubungan supply and demand di sektor yang bernama pertandingan sepak bola. Dalam konteks saat ini, di mana kualitas pertandingan tidak dijaga” tulis Putra di akun @kh_putra.
“Sementara dari audiens suporter sepak bola, perlahan pasti juga jengah melihat kejadian-kejadian konyol di atas lapangan oleh wasit, kualitas siaran yang stagnan, dan berbagai kejadian yang melibatkan risiko keamanan suporter.”
“Belum diperparah dari sudut pandang regulator eksternal sepak bola yang tidak bisa memberikan jaminan keberlangsungan industrinya karena ujungnya adalah apa? Sedikit-sedikit bergantung pada izin pemerintah dan Polri."
(*/Dinda)
Berita Terkait
-
Wasit PSIS vs Persija Berat Sebelah?Komentar Keras Osvaldo Haay Jadi Sorotan
-
Gol Offside PSIS Semarang ke Gawang Persija Jakarta Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
-
Link live Streaming Persikabo 1973 vs Arema FC, Laga Pekan ke-14 BRI Liga 1
-
Persija Dihajar PSIS, Thomas Doll Keluhkan Krisis Pemain, Salahkan Shin Tae-yong Lagi?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?