Suara Denpasar - Artis Nita Gunawan belum lama ini membuat sebuah pengakuan kalau dirinya lebih senang tidak menggunakan daleman saat berada di rumah. Alasannya karena merasa nyaman.
"Mau daster kek, mau satin kek, mau sutra kek, kalau gak pake daleman tuh lebih enak gitu lebih lega," ujar Nita Gunawan, di YouTube KUY Entertainment, dilansir Rabu, 14 Desember 2022.
"Lebih kaya bisa bernafas gitu kan," sambung Nita Gunawan. Lalu apa manfaat secara kesehatan?
1. Terhindar dari Nyeri Saraf
Ikat pinggang yang ketat dan elastik tebal yang menembus kulit sehingga mampu merusak saraf di bawahnya, dan kerusakan ini bisa semakin dalam. Saraf sciatic, yang merupakan bagian dari tulang belakang bagian bawah, dapat dipengaruhi oleh pakaian dalam.
2. Terhindar mengalami infeksi jamur
Mengenakan pakaian dalam adalah sesuatu yang kebanyakan orang lakukan. namun celana dalam sebenarnya bisa membuat pria dan wanita terkena infeksi jamur.
"Kain sutra dan sintetis tidak dapat menyerap udara, yang meningkatkan risiko kelembaban terperangkap dan tertahan," pakar kesehatan wanita Donnica Moore.
Meskipun infeksi jamur hampir tidak umum pada pria, tiga dari empat wanita akan mengalami infeksi yang menjengkelkan ini di beberapa titik dalam hidup mereka, menurut Mayo Clinic.
Baca Juga: Perhatikan Pengamanan Kendaraan, Ini 6 Tips Menghindari Pencurian Sepeda Motor
3. Bisa berhenti sakit maag
Celana dalam yang tidak tepat ukuran dan modelnya dapat membuat sakit mulas. Ya benar,
itu semua tergantung pada tinggi celana dalam kits menurut Everyday Health. Jika hipsters bukan pilihan kita, dan kita memilih celana dalam ketat tinggi, risiko sakit maag meningkat.
Jika pita menekan perut, mungkin mungkin bisa mendorong asam lambung kembali ke kerongkongan untuk menetap di sana, maka terjadilah asam lambung.
4. Risiko mengalami infeksi saluran kemih berkurang
Infeksi saluran kemih, yang menyebabkan rasa terbakar yang menyakitkan setiap kali kita berkemih, mempengaruhi sekitar 60% wanita dan 12% pria.
Beberapa kain populer yang terbuat dari pakaian dalam favorit kami, seperti sutra atau nilon, dapat menjaga kelembapan di dekat tubuh, menjadikannya tempat berkembang biaknya bakteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah