- Taruna Akpol berinisial AMM ditemukan terluka di kompleks Akpol Semarang dan meninggal dunia pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Kombes Pol Yuliyanto menyatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban yang berasal dari Polda Papua Barat tersebut.
- Jenazah disemayamkan di RS Bhayangkara Semarang sebelum dipulangkan ke Makassar setelah keluarga menerima peristiwa sebagai musibah.
Suara.com - Jenazah taruna Akpol asal daerah pengiriman Polda Papua Barat itu disemayamkan di RS Bhayangkara Semarang sebelum diserahkan kepada keluarga
Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berinisial AMM yang ditemukan dalam kondisi terluka di kompleks lembaga pendidikan tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto di Semarang, Jumat (31/7/2026), membenarkan peristiwa yang terjadi pada Kamis (30/7) malam tersebut.
"Ditemukan dalam kondisi luka, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Menurut Yuliyanto, jenazah taruna asal daerah pengiriman Polda Papua Barat itu disemayamkan di RS Bhayangkara Semarang sebelum diserahkan kepada keluarga.
Ia mengatakan, keluarga telah menerima pemberitahuan mengenai peristiwa tersebut dan menganggapnya sebagai musibah.
Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, jenazah akan dipulangkan ke Makassar.
Yuliyanto menambahkan petugas telah memeriksa lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah pihak yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut.
Ia menegaskan hingga kini penyidik masih mendalami penyebab kematian dan belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai peristiwa tersebut.
Baca Juga: 2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi
AMM sebelumnya dijadwalkan mengikuti latihan integrasi di Magelang bersama taruna Akademi Militer dan Akademi Angkatan Udara.
Berita Terkait
-
2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi
-
Waspada Calo Akpol! Polri: Tidak Ada Kuota Khusus, Semua Lewat Jalur Resmi
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
Wakalemdiklat Polri Ungkap Data Peserta Didik Bermasalah 2025: Narkoba, Joki, hingga Kasus Kematian
-
Momen Kocak Putra Ferdy Sambo Turun ke Jalan Edukasi Mudik Hingga Disangka Razia
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik
-
Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda
-
Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus
-
Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza