Suara Denpasar – Bripka WF yang membunuh rekannya sesama polisi Aiptu Ruslan di SPN Polda Riau. Bukan menyerahkan diri langsung ke Kepolisian Polda Riau. Malah kabur melarikan diri usai menikam rekannya Aiptu Ruslan.
Kini Bripka WF masih dalam pengejaran oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Polda Riau. Masuk masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Saat ini tim telah bergerak, bahkan Kapolda Riau telah memerintahkan direktorat terkait. Kemudian Kabid Propam sudah membentuk tim yang akan membackup kasus ini. Pelaku saat ini sudah dinyatakan DPO dan dalam pengejaran,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto seperti dilansir Kanal Video Riau Online, Selasa (21/12/2022).
Selain iti dikatakan Kombes Pol Sunarto, pihaknya memastikan terhadap pelaku akan dilakukan hukum yang terhadapnya. “Kita tegas menindak pelaku secara hukum,” sebutnya.
Sampai dengan saat ini pelaku belum masih dalam pengerjaran dan belum ditangkap. “Mudah-mudahan bisa kami tangkap mohon doanya. Sehingga bisa kita periksa dan mintai keterangan,” tegasnya.
Dijelaskan Kombes Pol Sunarto Bripka WF kabur melarikan diri usai membunuh polisi Aiptu Ruslan. “Kami juga sudah amankan barang bukti berupa pisau yang dipergunakan untuk membunuh,” pungkasnya.
Sekedar diketahui peristiwa polisi saling bunuh dengan senjata tajam itu bermula korban Aiptu Ruslan mendatangi pelaku Bripka WF yang sedang berjaga di pos penjagaan.
Kala itu korban Aiptu Ruslan memanggil dan menegur polisi Bripka WF karena tidak ikut apel pembagian tugas kurve.
Malah yang terjadi berujung keduanya adu mulut cekcok. Keduanya pun sempat dilerai oleh anggota polisi lainnya. Tetapi malah saling tikam. ***
Baca Juga: Parade Juara Piala Dunia 2022 Berlangsung Meriah, Kepala Leandro Parades Nyaris Kena Kabel Listrik
Berita Terkait
-
Teguran Berujung Maut, Aiptu Ruslan Dibunuh Juniornya di SPN Polda Riau
-
Polisi Bunuh Polisi di SPN Polda Riau, Ini Kronologinya
-
Wanted! Datuk Seri Mohd Shaheen, Warga Malaysia Bawa Kabur Ratusan Miliar
-
4 DPO Kasus Kursus Salon Fiktif Diburu Polres Bontang, Rugikan Negara Rp 300 Juta
-
Sempat Buron 7 Bulan, DPO Kasus Korupsi RSUD Bangkinang Ditangkap di Malang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Baim Wong Blak-blakan Bongkar Honor Reza Rahadian dan Asri Welas: Mahal Banget!
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
Dari Al-Khawarizmi Hingga Ilmuwan Madura: Kisah Inspiratif Muslim yang Mengubah Dunia
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia