Suara Denpasar - Sebuah penelitian menyebutkan bahwa nyamuk yang menghisap darah manusia hanyalah nyamuk betina saja. Lalu apakah semua nyamuk itu berbahaya atau menularkan penyakit?
Seorang Ahli Entomologi Medis Stephanie L. Richards mengatakan ada sekitar 2700 spesies nyamuk dan tidak semuanya dapat terinfeksi, maupun menularkan semua patogen (kuman) ke inang lain, seperti manusia.
Lalu apa yang terjadi ketika kita dihisap nyamuk? Menurut Terminix, nyamuk betina siap mengambil darah pertamanya dari inang dalam waktu tiga hingga empat hari setelah pertama kali tumbuh menjadi nyamuk dewasa.
Nyamuk akan mencerna darah dan mengembangkan telur. Mereka dapat bertelur sekitar empat hingga lima hari setelah makan darah.
Setelah bertelur, nyamuk betina siap memberi makan darah lagi. Mereka akan melakukan siklus tersebut selama hidupnya sekitar tiga hingga empat minggu. Namun, ini tergantung kondisi lingkungan.
Belum lama ini, Ahli Entomologi University of Melbourne membiarkan ribuan nyamuk menggigit lengannya secara teratur demi penelitian untuk memberantas demam berdarah.
Adalah Dr Perran Stott Ross yang telah meneliti selama bertahun-tahun untuk menemukan cara efektif mencegah penyebaran virus Dengue penyebab demam berdarah.
Salah satu strateginya membiarkan nyamuk terinfeksi Wolbachia, bakteri yang secara alami menghalangi penularan demam berdarah dari generasi ke generasi nyamuk ke manusia.
Tapi risikonya dalam penelitian ini Dr Stott Ross harus memantau ribuan serangga penghisap darah itu, dan untuk memantaunya ia membiarkan nyamuk menghisap darah miliknya hingga puas.
Baca Juga: Ramadhan Sananta: Si Demam Panggung yang Sukses Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di Piala AFF
Aksi Ilmuwan Australia ini menjadi viral setelah ia mentweet foto lengannya yang melepuh usai memberi makan 5.000 nyamuk betina. Ia mengaku gigitan nyamuk ini terkadang menyakitkan, dan ia menahan diri untuk tidak menggaruk setelah sesi memberi makan nyamuk itu.
"Kadang bisa sedikit menyengat jika mereka menggigit di tempat yang sensitif, tapi kebanyakan hanya iritasi ringan," kata Ross mengutip Odditycentral, Sabtu (3/10/2020)
Disisi lain, ada banyak teori tentang mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk. Orang yang lebih besar, yang mengeluarkan lebih banyak CO2, peminum bir, dan orang yang suka berkeringat, dianggap lebih menarik bagi nyamuk.
Dilansir dari Bright Side, genetika dan kimia tubuh seseorang adalah kunci untuk memahami daya tarik nyamuk terhadap manusia. Secara statistik, hanya sekitar satu dari sepuluh orang yang secara khusus menarik bagi nyamuk.
Nyamuk sangat pemilih dan mereka menginginkan yang terbaik untuk telurnya. Manusia memproduksi bahan kimia dan mikroba yang membentuk bau tubuh unik pada masing-masing orang
Nyamuk tahu persis campuran kimia yang tepat dan baunya, karena ini secara akurat mewakili darah yang mereka inginkan. Nyamuk juga dapat mendeteksi aroma yang menarik ini hingga 30 meter jauhnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Sinopsis Film Asrama Putri, Samuel Rizal Simpan Rahasia Kelam di Balik Teror Mahasiswi Bogor
-
BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran
-
Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi
-
Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Pahlawan Yasmin