Suara Denpasar – Artis Nikita Mirzani akhirnya bebas dari penuntutan dalam sidang di PN Serang, Kamis (29/12/2022). Ini setelah Dito Mahendra 4 kali mangkir dari panggilan sidang untuk sebagai saksi pelapor.
Dito Mahendra selama ini mengaku sakit. Jaksa penuntut umum (JPU) menyebut Dito Mahendra sakit dan berada di Malaysia.
Ternyata Nikita Mirzani membongkar kedok itu. Dito Mahendra sebetulnya tidak berada di Malaysia. Melainkan berada di Singapura.
Hal itu diungkap Nikita Mirzani di pengadilan. Dia menyampaikan hal itu kepada majelis hakim. Nikita Mirzani berhasil mendapat informasi keberadaan Dito Mahendra di Singapura melalui inteijen swasta atau detektif swasta.
Setelah dibebaskan dan dikeluarkan dari tahanan Kamis sore, Nikita Mirzani pun mengungkap sosok yang berhasil mengendus keberadaan Dito Mahendra di Singapura.
Sosok ini adalah Pujiyanto Ajie yang dipanggi Nikita Mirzani dengan sebutan Bang Aji. Pujiyanto Ajie adalah Sekretaris Wilayan Pemuda Pancasila (PP) Banten.
Nikita Mirzani pun mengucapkan terima kasih untuk tim kuasa hukumnya Fahmi Bachmid dkk, sahabatnya Fiti Salhuteru, Pujiyanto, dan ketua PP Johan.
Fahmi Bachmid pun menyatakan, jaksa telah membohongi publik dan hakim tentang keberadaan Dito Mahendra.
“Jaksanya telah membohongi publik, membohongi hakim, membohongi kita semua yang ada di persidangan yang menyatakan bahwa ada di Malaysia, ini bukti ada di Singapur. Kami punya bukti,” kata Fahmi.
Nikita Mirzani pun melanjutkan, mengaku dapat informasi Dito Mahendra di mana dari Pujiyanto Ajie.
“Saya dapat informasi Dito ada di Singapura dari Bang Ajie,” kata Nikita.
Saat ditanya bagaimana dapat informasi informasi termasuk data-data keberadaan Dito Mahendra di Singapura, Pujiyanto Aji menyatakan itu rahasia. Bagaiman cara dia mendapatkan informasi juga itu sebagai rahasia.
“Itu rahasia saya. Cara saya kerja saya seperti itu ya cara kerja saya. Apa sih porsi saya membantu Niki itu di mana kan. Saya porsi saya itu, ya itu, urusan mengintai, cari bukti-bukti,” kata Pujiyanto Ajie.
“Makanya hati-hati urusan sama Niki sekarang. Udah punya intelijen swasta. A1 semuanya. Semuanya itu A1 dari lembaga terkait. Gak bisa dihobongi lagi,” pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Ternyata Ini Penyebab Nikita Mirzani Diputus Bebas, Gegara Ulah Dito Mahendra Sendiri
-
Bebas, Nikita Mirzani Menangis dan Sujud Syukur: Pulang, Aku Pengen Pulang
-
Nikita Mirzani Resmi Bebas dari Penjara, Begini Penjelasan Majelis Hakim
-
Nikita Mirzani Minta KPK Tanya ke Nindy Ayunda Keberadaan Dito Mahendra
-
Karma Is Real! Nikita Mirzani Senyum Bahagia, Dito Mahendra Diperiksa KPK
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!