Suara Denpasar - Dunia sepak bola sedang berduka setelah diumumkannya pemain terhebat Pele meninggal dunia pada Kamis, 29 Desember 2022. Pemain asal Brasil itu meninggal pada usia 82 tahun.
Pele berkarir di dunia sepak bola selama 21 tahun. Ia dipuji karena mencetak rekor dunia dengan menorehkan 1.281 gol dalam 1.363 penampilan.
Selain rekor tersebut, Pele juga menjadi satu-satunya pemain sepak bola yang pernah memenangkan Piala Dunia tiga kali bersama Timnas Brasil.
Untuk mengenang jasa Pele, Presiden Brasil telah mengumumkan masa berkabung selama tiga hari untuk menghormati Pele yang pernah dinobatkan FIFA sebagai pemain terbaik abad ini pada tahun 2000.
Manchester United menjadi salah satu klub dari banyak klub di seluruh dunia yang memberi penghormatan kepada Pele. Duta klub Manchester United Sir Bobby Charlton memimpin penghormatan kepada lawan dan sahabat lamanya itu.
Dikutip dari SPORT Bible, dalam sebuah pernyataan Charlton berkata sebuah kehormatan bisa berbagi lapang dengannya.
“Pele adalah pesepakbola yang benar-benar ajaib dan manusia yang luar biasa. Merupakan suatu kehormatan untuk berbagi lapangan dengannya dan saya mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan orang-orang Brasil.”
Pasangan ini bermain melawan satu sama lain di Piala Dunia 1958, 1962 dan 1970, meski tidak pernah bertemu di level domestik. Namun, Pele yang terkenal tidak pernah bermain di Eropa. Ia pernah mengakui bahwa Pele bisa saja menjadi rekan satu tim di United.
Pele mengungkapkan dalam wawancara Guardian tahun 2006 bahwa beberapa klub Eropa berusaha mengontraknya pada tahun 1968, termasuk United, yang saat itu dilatih oleh legenda klub Sir Matt Busby. (Rizal/*)
Baca Juga: Enggan Tanggapi Olok-olok Emiliano Martinez, Kylian Mbappe: Hal Sepele, Saya Tak Mau Buang Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Misteri Kamar 402: Ekspedisi Horor Tim Live Streaming di Rumah Sakit Korea
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut? Siap Dibangun di Nusa Penida Bali
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih