Suara Denpasar - PSIS Semarang Dikaitkan dengan Penyerang Sayap Asal Ghana, Jonathan Cantillana Diincar 3 Klub Ini.
Usai membenahi lini belakang dengan mendatangkan kiper muda Adi Satryo, PSIS Semarang kini mengalihkan perhatiannya ke lini depan skuadnya.
Bidikan PSIS Semarang kali ini jatuh kepada penyerang sayap asal asal Ghana, Emmanuel Oti.
Dikutip dari Twitter @Indostransfer, PSIS kini tengah dikaitkan dengan pemain berusia 26 tahun tersebut.
“Rumours! PSIS Dikaitkan dengan penyerang sayap asal Ghana, Emmanuel Oti (26),” tulisnya lewat cuitan Twitter.
Emmanuel Oti saat ini masih berseragam klub kasta tertinggi Liga Malaysia, Melaka United.
Namanya tidak asing terdengar di persepakbolaan Indonesia karena sempat membela Madura United pada musim 2020 lalu.
Namun saat membela Laskar Sape Kerrab, ia hanya mencatatkan tiga pertandingan saja.
Meskipun begitu, pemain kelahiran Akim Oda, 24 September 1996 itu sudah menyumbangkan 2 assists selama berseragam Madura United.
Baca Juga: Cara Ganti Background Zoom Meeting Android, Iphone, dan Laptop
Selain kabar mengenai ketertarikan dengan Emmanuel Oti, kabar lain yang datang dari PSIS Semarang adalah mengenai teka-teki kepergian gelandang andalan mereka, Jonathan Cantillana.
Jonathan dikabarkan tengah menjadi incaran tiga klub peserta Liga 1. Mereka di antaranya adalah Arema FC, Bhayangkara FC, dan PSS Sleman.
“Rumours! Setelah Arema FC dan Bhayangkara FC, kini PSS (Sleman) dikabarkan turut dalam ketertarikan dengan gelandang Chile berpaspor Palestina, Jonathan Cantillana (30/MF),” tulis Indo Transfer lewat cuitan Twitternya.
Kabar mengenai kepergian Jonathan Cantillana memang santer terdengar akhir-akhir ini menyusul unggahan Instagram Story Jonathan yang mengindikasikan pesan perpisahan dengan PSIS.
Namun hingga saat ini, belum ada info resmi dari PSIS Semarang terkait apakah Jonathan akan tetap bertahan atau tidak pada putaran kedua Liga 1 22/23. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian