/
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:36 WIB
Skuat Arema FC saat sesi foo bersama sebelum Liga 1. (/Foto Liga Indonesia Baru)

Suara Denpasar- Persib Bandung dan PSIS Semarang akan dirugikan secara poin jika Arema FC benar-benar mundur dari kompetisi Liga 1.

Manajemen Arema FC kini sedang mempertimbangkan untuk mundur dari kompetisi di tengah jalan BRI Liga 1.

Keputusan apakah tetap jalan atau mundur dari Liga 1 musim ini masih sedang dibahas oleh komisaris manajemen tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Konsekuensi Jika Arema FC mundur maka semua poin yang didapat oleh tim lain secara otomatis akan dihapus juga.

Hal ini tertuang dalam regulasi Pasal 7 ayat (1) mengenai Pengunduran Diri Setelah Kompetisi Dimulai.

Dalam poin nomor 2 disebutkan seluruh poin dan gol baik untuk Arema FC atau tim lawan saat lawan Arema tidak akan dihitung.

Dalam kondisi ini Persija Jakarta di putaran pertama berhasil memetik poin penuh dengan skor 0-1.

Saat ini Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen memiliki poin 41, jika dikurangi tiga akan menjadi 38.

Demikian juga Persib Bandung juga akan dirugikan, saat ini Persib memiliki poin 39, sedangkan hasil melawan Arema FC Persib Bandung unggul 1-2.

Baca Juga: Thailand Masters 2023: Jadwal Pertandingan 8 Wakil Indonesia Hari Pertama

Maka poin Persib Bandung dari Arema FC juga dikurangi 3, sehingga poin Pangeran Biru ini masih tersisa 36.

Demikian juga dengan PSIS Semarang yang di laga pekan 19 lalu menang 1-0 atas Arema FC poinnya juga akan dihanguskan.

Bahkan Borneo FC yang menang 3-0 selain poin yang hilang, surplus 3 gol juga hangus. 

Untuk tim lain yang saat laga melawan Arema FC kalah maka tidak akan terpengaruh dengan pengurangan poin, namun jumlah gol akan dihilangkan.

Jika hasil imbang maka 1 poin juga akan dihilangkan, termasuk gol memasukkan. Lalu siapa diuntungkan?

Secara poin maka tim yang diuntungkan adalah tim yang banyak dibobol Arema FC. Secara otomatis jumlah kebobolan akan dihapus.

Load More