Suara Denpasar - Dua pemain PSIS Semarang Carlos Fortes dan Taise Marukawa disebut ingin dinaturalisasi.
Kabar tersebut menggemparkan media sosial beberapa waktu lalu. Berita yang dimuat dalam sebuah video di kanal youtube Dapur Bola itu bahkan sudah ditonton sebanyak 111 ribu kali.
Video yang pertama kali diunggah pada (12/1/2023) dengan judul 'SHAYNE PATTYNAMA SAH JADI WNI!! MARUKAWA DAN FORTES INGIN DINATURALISASI ~ PSSI HARUS GERAK CEPAT juga sudah mendapat ratusan komentar dari warganet.
Tak heran, thumbnail video berdurasi 9,36 menit yang menyebutkan ketertarikan Marukawa dan Fortes mendapat banyak perhatian.
Akan tetapi patut dipertanyakan apakah kabar tersebut memang benar?
CEK FAKTA
Setelah dicek kebenarannya oleh tim Suara Denpasar, judul video tidak bersesuaian dengan penjelasan atau isi video.
"Pesepakbola asing yang layak dinaturalisasi Timnas Indonesia, Carlos Fortes sukses menarik perhatian pecinta sepak bola tanah air ketika membela Arema FC pada musim 2021 - 2022. Fortes sukses mengantongi 25 gol, ia pun dinilai layak dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia," ungkap sang narator dalam keterangan video.
Tidak hanya itu, kanal youtube tersebut juga menyebut 7 pemain asing lain yang merumput di Liga 1 layak mengenakan seragam garuda di dada. Dua diantaranya kini membela PSIS Semarang.
Baca Juga: Konten 'Tempel Payudara' Bikin Ojol Gak Nyaman: Kenapa Ya Lelaki Korban Pelecehan Sulit Lapor?
"Taise Marukawa turut menjadi salah satu pemain yang dianggap layak mendapatkan naturalisasi, pemain yang kini membela PSIS Semarang itu mampu mencuri perhatian," lanjut narator.
Kemudian PSSI, kini hanya berfokus melakukan naturalisasi pada pemain di bawah usia 20 tahun untuk Piala Dunia U20 Mei nanti.
Mereka yang dinaturalisasi juga harus mempunyai darah Indonesia. Sedangkan dua pemain PSIS di atas tak masuk dalam kriteria proyek naturalisasi PSSI.
Foto-foto yang dipasang juga merupakan foto Fortes saat memperkuat Arema FC 2021 lalu serta beberapa foto Fortes di ajang Piala Presiden 2022 bersama PSIS.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi juga baik dari Carlos Fortes maupun Taise Marukawa. Rumor tersebut hanya merupakan penilaian dari warganet bahwa dua asing itu layak memperkuat Timnas Indonesia.
Sudah dapat disimpulkan bahwa PSSI gerak cepat karena Fortes dan Marukawa ingin dinaturalisasi adalah berita hoax atau bohong.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi