Suara Denpasar - Sorotan publik atas penanganan dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Universitas Udayana (Unud) yang menuding penanganannya lamban. Langsung direspons Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Ade T Sutiawarman.
Kajati Bali langsung ikut dalam ekspose kasus yang digelar oleh Jajaran Pidsus Kejati Bali. Hadirnya orang nomer satu di korps Adhyaksa di Pulau Dewata itu sebagai bukti keseriusan penanganan kasus ini.
Untuk diketahui, kasus dugaan penyelewengan dana SPI Unud atau sebelumnya disebut uang pangkal. Pada Jumat, 21 Oktober 2022 sudah dinaikkan statusnya ke penyidikan.
Namun, pihak kejaksaan masih menunggu lima alat bukti maksimal guna menetapkan tersangka.
Hal ini berbeda dengan kasus lainnya yang biasanya dua alat bukti, tersangka sudah diumumkan.
Terkait perkembangan kasus yang juga diawasi KPK dan Kejagung itu. Kasipenkum Kejati Bali A Luga Harlianto menjelaskan bahwa untuk penanganan kasus dugaan penyelewengan dana SPI Unud seleksi jalur mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023. Pihak Kejati Bali masih menunggu satu lagi keterangan ahli.
"Satu ahli sudah dimintai pendapat lalu dilaksanakan pemaparan atau ekspose di hadiri Kajati dan diputuskan untuk meminta satu keterangan ahli lainnya," paparnya.
"Selanjutnya penyidik sudah berkomunikasi dengan ahli yang akan dimintai pendapatnya dan tinggal menunggu waktu kehadiran ahli," terangnya.
Masih menurut Luga, ada beberapa dokumen yang didapatkan lagi oleh tim dari Unud.
Baca Juga: Dua Kali! Rektor Unud Diperiksa Kejati Bali, Terkait Sumbangan Pembangunan Institusi (SPI)
"Sehingga skrg sambil menunggu waktu untuk kehadiran, penyidik melanjutkan penelahaan dokumen-dokumen," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar