Suara Denpasar – Komisi IV DPR RI akhirnya menggelar rapat dengar pendapat dengan eselon I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Menarik rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi, rupanya terungkap problem yang terjadi di Papua.
Yakni adanya limbah tailing Freeport Indonesia yang puluhan tahun dibuang sungai hingga limbahnya menuju laut.
Dampaknya pun luar biasanya bukan hanya kerusakan lingkungan yang ditimbulkan, melainkan membuat mata pencarian warga di Papua hilang seketika.
Banyak ikan mati hingga adanya penyakit yang disebabkan oleh Limbah Freeport Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh salah satu anggota Komisi IV DPR RI kepada Kang Dedi Mulyadi juga terhadap jajaran eselon I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), seperti dilansir di Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi dikutif Suara Denpasar, Selasa (7/2).
Soal limbah tailing Freeport Indonesia dikatakan Kang Dedi pihaknya yang pertama akan melakukan kunjungan kerja secara sfesifik kesana.
“Ini dilakukan agar lebih memahami detail problem yang terjadi disana. Apalagi disana 6.000 masyarakat kehilangan kehidupan yang layak,” tutur mantan Bupati Purwakarta 2 periode.
Problem lainnya yang terjadi soal juga pengelolaan dana CSR industri seluruh Indonesia. Apa problem sering kali uang dikumpulkan oleh perusahan tidak diturunkan pada wilayah yang terdampak limbah. Tetapi diturunkan tempat lain.
Baca Juga: Ditolak Fraksi PKS, Baleg Jalan Terus Bawa RUU Kesehatan jadi Inisiatif DPR
“Inilah yang terjadi di Freeport Indonesia,” jelas Kang Dedi
Adanya masalah tersebut Kang Dedi menjadwalkan akan memanggil Freeport Indonesia, BUMN, pemerintah Provinsi Papua, DPRD Papuan dan Kementerian LHK.
“Kita buat saja undangan RDPU, freeport kita undang, sehingga selesai problem ini secara. Kami tidak ada lagi melihat gambar-gambar seperti ini, apalagi ada pengadungan masyarakat,” bebernya.
“Jadi ini jadi masalah serius yang harus diselesaikan secepat,” tegas Kang Dedi yang memberikan saran Kementerian LHK.
Yang menarik lagi ternyata terjadi pembuangan limbah tailing freport ini ternyata diizinkan sejak tahun 1997.
Jika dikalkulasi maka pembuangan limbah tailing Freeport ke sungai di Papuan sudah terjadi 26 tahun lebih. Namun justru Kementerian LHK diam begitu saja tanpa ada solusi. ***
Tag
Berita Terkait
-
Wamendagri: Lahan untuk Pusat Penyelenggara Pemerintahan di Provinsi Papua Pegunungan Telah Clear
-
Kemendagri Selesaikan Penyediaan Lahan Lokasi Pembangunan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan
-
KPK Tolak Surat Lukas Enembe untuk Berobat ke Singapura
-
Kementerian BUMN Akselerasi Transformasi Usung Ekonomi Hijau
-
Polisi Masih Dalami Kondisi Korban Pembakaran Pesawat Susi Air di Papua
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas
-
Desa Wisata Jadi Tempat Pembuangan Sampah: Jeritan Warga Penarungan Viral
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
7 HP Gaming Murah Terbaru di Indonesia Q2 2026: Spek Gahar, Skor AnTuTu hingga 2 Juta
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Gudang Ekspedisi di Medan Terbakar Hebat, Api Baru Padam Setelah 12 Jam
-
Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI
-
CFD Palembang Bikin Macet Parah, Rencana Launching Akhirnya Ditunda
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka