Suara Denpasar - Nama Gita Savitri Devi mencuat setelah pernyataan kontroversialnya di media sosial.
Pernyataan itu merupakan satu hal yang dianggap tidak lazim di Indonesia, dengan memilih untuk childfree atau tidak memiliki keturunan.
Pernyataannya yang sangat berani itu akhirnya menimbulkan polemik.
Gita Savitri Devi dan sang suamipun dihujat warganet, melalui media sosial.
Diundang secara online oleh Kick Andy, Gita Savitri Devi dan suami menjelaskan semuanya.
Katanya, keputusan itu diambil oleh Gita Savitri Devi setelah ia mengalami pergulatan batin di dalam dirinya.
Jika manusia biasa ditanya dengan pertanyaan 'kapan punya anak', kenapa tidak ada pertanyaan sebaliknya.
Yaitu, 'kenapa ingin punya anak' yang menurutnya juga harus menjadi sebuah pemikiran.
Karena memiliki anak merupakan satu tanggung jawab yang besar, yang tidak bisa diputuskan di tengah jalan saat tak sanggup merawatnya lagi.
Baca Juga: Merinding! Tangisan Yoyok Sukawi Pecah Ketika Suporter Ricuh di Laga PSIS Semarang vs Persis Solo
Hal itu lantas didukung sang suami, walau sempat ditentang sang ibu.
Gita Savitri Devipun menerangkan semuanya, sebagai jawaban atas pertanyaan dari host Kick Andy.
"Jadi, siapa yang duluan punya pemikiran itu?" tanyanya.
"Awalnya aku," jawab Gita Savitri Devi.
"Orang selalu nanya, kapan punya anak, umur berapa. Tapi pertanyaan yang oposite (sebaliknya) gak pernah ditanyakan oleh siapapun, kenapa kamu pingin punya anak," ungkapnya lagi.
Ketika bertanya kepada banyak orang tentang alasannya kenapa ingin punya anak, ia tidak menemukan jawaban yang memuaskan akalnya.
Sehingga mencoba pola baru yang menurut hematnya, akan cocok untuk dilakukan oleh diri dan suaminya.
Ditanya tentang masa depannya kelak, mereka menerangkan tentang arti sebuah kebahagiaan dari perspektif keduanya.
Didampingi seorang psikolog, Kick Andy menelisik arti bahagia dari pasangan muda yang saat ini berkarir di Jerman itu. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Heboh Masalah Childfree Bikin Awet Muda, Dokter Sekaligus Model Abelina Bilang Begini
-
Diundang Kick Andy, Gita Savitri Devi dan Suami Beberkan Kebahagiaan Diri saat Putuskan Childfree
-
Gaya HIdup Childfree Alias Nikah Tanpa Anak Ramai Dibahas, KemenPPPA Tegas Menolak: Negara Bisa Punah!
-
Tak Peduli Tudingan Mandul hingga Lemah Syahwat, Suami Gitasav Lebih Emosi saat Disuruh Poligami
-
6 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Komen dan Posting di Medsos, Biar Gak Blunder Kayak Gita Savitri!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Apa Itu BIB dalam Lari? Bukan Cuma Nomor Peserta, Ini Fungsi Pentingnya
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak