Suara Denpasar – Pimpinan Panser Biru diminta turut mengambil tindakan pasca bentrok suporter dengan aparat keamanan dalam laga PSIS Semarang vs Persis Solo.
Pasalnya, suporter pendukung PSIS Semarang tetap memaksa datang dan masuk ke stadion meski pertandingan digelar tanpa penonton.
Panser Biru dan pihak manajemen PSIS Semarang pun telah menginformasikan agar para suporter tidak datang ke stadion. Informasi penukaran tiket pun telah disampaikan.
Namun naas, saat laga digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Jumat (17/2/2023) masih banyak suporter hadir dan memaksa masuk.
Pihak kepolisian pun melarang suporter yang telah memiliki tiket maupun belum untuk masuk ke stadion.
Karna proses degosiasi tidak berjalan, bentrokan pun tidak terhindarkan. Suporter lempari aparat hingga pihak kepolisian menembakan gas air mata.
Laga antara PSIS Semarang vs Persis Solo pun sempat terhenti selama beberapa menit. CEO PSIS Semarang turun menemui para suporter.
Saat itu juga, Yoyok Sukawi menangis karena kejadian tersebut. Mengingat tragedi kanjuruhan menewaskan ratusan nyawa tidak berdosa.
“Mohon maaf untuk semua pihak. Kawan-kawan semua cukup tragedi Kanjuruhan menjadi citra buruk sepak bola Tanah Air,” kata Yoyok dalam sebuah video di Instagram @yoyok_sukawi pada Sabtu (18/2/2023).
Ia kemudian mengingatkan kepada tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang telah menjadi luka bagi sepak bola di Indonesia.
“Sudah cukup nyawa melayang dan jangan tambah lagi daftar nama nama korban tragedi di persepakbolaan Indonesia,” tambahnya.
“Saya tau, kawan-kawan semua begitu cinta pada tim ini begitu pula halnya dengan saya yang selalu ingin berada disampingnya,” lanjut dan berharap suporter mebangun citra positif.
Sementara itu dilansir terpisah, netizen banyak mengomentari unggahan Instagram @panserbiru2001.
Para netizen menuliskan kekecewaan akibat ulah segelintir suporter yang membuat rusuh meski telah dihimbau untuk tidak hadir ke stadion.
“Gue sebagai The Jakmania merasa kecewa dengan keputusan kepolisian, tapi lebih kecewa lagi buat mereka yang memaksakan datang salam persaudaraan tolong DPP Pusat Panser Biru lebih organir lagi anggota bawahnya yg membandel,” kata @wafiqmuham**.hy
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?