Suara Denpasar - Akhir-akhir ini banyak fotografer lokal Bali mengelu karena menjamurnya fotografer asing. Hal itu dinilai telah mempersempit penghasilan fotografer lokal.
Menanggapi itu, Wakil Gubernur Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace mengatakan pemprov sedang mempelajari hal tersebut.
Namun secara khusus kepada fotografer asing yang menghandle acara wedding di Bali, Cok Ace berpendapat bahwa hal itu melekat dan satu paket dari pada yang melaksanakan wedding.
"Kalau fotografi terkait wedding ini sering sekali ada pasangan yang melakukan pernikahannya di Bali, mereka biasanya melekat langsung ajak fotografer," ujar Cok Ace usai menghadiri Rapat Paripurna ke- 5 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Senin (27/2/2023).
Selain itu, Cok Ace menilai yang melaksanakan wedding di Bali terkadang membawa fotografernya sendiri karena fotografer tersebut sudah mengerti tentang kultur dan angle yang disukai yang diinginkan.
"Karena dia berfikir bahwa hanya fotografer itu yang mengerti dengan kulturenya dia, terus dari mana angle yang bagus untuk di ambil," jelasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Kuliner Bali Halal dan Murah, Wajib Dicoba!
-
Pilgub Bali 2024, Cok Ace: Setia pada Pak Yan Koster sampai Mati
-
BRI Liga 1: Teco Waspadai Mantan Murid Jelang Misi Balas Dendam Bali United atas Persis Solo
-
Abi Sabet Emas Lomba Matematika Nasional Jadi Kado Manis Dua Tahun Kepemimpinan Dana-Dipa
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
Siap-Siap Ikutan Serunya UI Half Marathon 2026, Bakal Susuri Jalur Hijau Kampus di Depok
-
Sokong DPW ATI, Pemprov Jateng Berkomitmen Dongkrak Kualitas Pembinaan Tinju
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Ketika Pemberdayaan Jadi Pengalaman Berharga bagi Usaha Ultra Mikro
-
Polresta Solo Bersih-Bersih Narkoba: 43 Kasus Diungkap, 1 Kilogram Sabu Diamankan
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Dia Tidak Turun dari Bus Itu, Lalu Kenapa Ada di Rumahku?