Suara Denpasar – Sejumlah kejanggalan muncul dari penetapan tersangka Sugeng Guruh Gautama, sopir mobil Audi A6 dalam kecelakaan yang menewaskan Selvi Amelia Nuraeni, mahasiswi CIanjur. Justru, kini muncul dugaan penabrak sesungguhnya adalah Pajero Kasatreskrim Polres Cianjur.
Hal itu terungkap dari temuan terbaru hasil investigasi tim Narasi TV yang diunggah melalui video di kanal Youtube Narasi Newsroom, Selasa (7/3/2023). Video ini sudah ditonton 590 ribu tayangan, dan dibagikan ke sejumlah platform media sosial.
Kasus ini sempat ramai karena Selvi sempat disebut sebagai korban tabrak lari oleh rombongan konvoi polisi dari Polda Metro Jaya dan Polres Cianjur yang akan menuju salah satu TKP kasus pembunuhan Wowon Cs di Cianjur.
Lebih heboh lagi, sebab penumpang mobil Audi A6 itu adalah Emilia Nurhayati, istri kedua Kompol Dwi Yanuar, Kanit 2 Subdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kasus ini membuat Kompol Dwi disidang etik karena beristri dua.
Sugeng sebagai sopir dijadikan tersangka dalam kasus tewasnya Selvi. Dalam investigasi tersebut, terungkap bahwa ada sejumlah kejanggalan dalam penetapan Sugeng sebagai tersangka. Berikut beberapa kejanggalan tersebut.
1. Tidak Ada Lecet di Audi A6
Setelah Selvi tertabrak, mobil Audi A6 sempat dikejar warga hingga menepi. Setelah dicek, pada bemper bagian bawah-kanan tidak ada lecet sedikit pun.
Hal ini juga tertuang dalam video bagaimana mobil itu masih mulus pasca-kecelakaan yang menewaskan Selvi pada 20 Januari 2023 lalu. Itu pula yang membuat warga melepaskan Sugeng.
2. Jarak terbawah bemper ke aspal lebih pendek dari diameter helm.
Tim Narasai juga mengungkap bahwa ground clearance pada bemper depan Audi A6 hanya 14,5 sentimeter. Sedangkan helm Selvi sekitar 18-20 sentimeter.
Dengan asumsi diameter helm dan jarak terendah bemper dengan aspal itu, maka mestinya bemper Audi A6 mengalami lecet dalam kecelakaan tersebut, atau Selvi terseret.
Kenyataannya, menurut sejumlah saksi, tubuh Selvi tidak terseret, tetap diam di tempat dia jatuh hingga terlindas.
3. Sugeng membantah sebagai penabrak Selvi
Namun, Sugeng saat sebelum menyerahkan diri ke polisi sebetulnya sudah membantah. Dia menyatakan bukan yang menabrak Selvi. Bahkan, dia menyebut ada bukti videonya.
“Tidak ada sedikit pun, Pak. Ada videonya. Ada buktinya,” kata Sugeng.
4. Ada percakapan Sugeng Jadi Kambing Hitam
Wulan, kakak Sugeng juga menyatakan bahwa ada percakapan antara Nur dan dengan suaminya, Kompol Dwi yang meminta agar Sugeng menyerahan diri dan mengakui sebagai penabrak.
“Dalam percakapan itu (Nur dan Kompol Dwi), adik saya disuruh mengakui sebagai penabrak, nanti segala kebutuhan keluarganya ditanggung," kata Wulan, kakak Sugeng dikutip dari Suara.com, (7/2/2023).
Sang istri, Januartika Arumsari (31) juga menyatakan suaminya sudah bersumpah kepadanya bahwa dia bukan penabrak Selvi
"Suami saya bersumpah demi anak yang sedang saya kandung bahwa dia tidak menabrak (Selvi). Saya percaya sumpah suami itu," tandas istri Sugeng, Januartika Arumsari (31) yang sedang hamil 7 bulan.
Sebelumnya Kompol Dwi juga sempat meminta Nur mengikuti skenario tidak mengakui sebagai istrinya. Namun, Nur menolak.
5. Polisi Sebut 8 Mobil dalam Rombongan
Dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, hadir Dirlantas dan Kabid Humas Polda Jabar. Saat itu, Dirlantas mengklaim hanya ada 8 mobil dalam rombongan konvoi polisi ke Cianjur.
Namun, dalam CCTV terungkap dalam rombongan itu sebetulnya ada 13 mobil. Salah satunya Pajero. Sedangkan dalamm rekonstruksi, Pajero maupun pengemudi dan penumpangnya tidak dihadirkan.
6. Sopir Angkot Sebut Pajero Penabraknya
Sopir angkot yang berada di depan Selvi saat peristiwa kecelakaan mengungkapkan dia sempat mengerem karena mobil depannya berhenti.
Mobil berhenti karena dari arah berlawanan ada iring-iringan mobil yang memakan jalurnya.
Setelah Pajero lewat, dia mendengar suara tertabrak.
“Pajero,” kata Yusandi menyebut mobil yang diduga menabrak Selvi.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi Prihartono ketika dikonfirmasi tidak mau memberikan penjelasan soal Pajero yang ditumpanginya yang diduga menjadi penabrak Selvi. Dia menyerahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Cianjur.
Sedangkan Kapolres AKBP Doni Hermawan mengatakan kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Dia meminta agar dikonfirmasi ke Kejari Cianjur. Soal mobil Pajero itu apakah milik Polres Cianjur, dia menyatakan semua rombongan yang ada di CCTV sudah dimintai keterangan sebagai saksi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!