Suara Denpasar - Pengamat hukum dan aktivisi 97, Made "Ariel" Suardana menilai penetapan Pasca penetapan Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sudah tepat.
Hal ini terkait status sebelumnya sebagai Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan juga Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri.
"Ini adalah langkah awal untuk menyambungkan rantai yang terputus akibat penetapan 3 tersangka saja karena secara teori korupsi dalam sebuah lembaga adalah sistematis. Yaitu melibatkan lebih dari satu jabatan secara berjenjang sesuai tupoksi," paparnya, Selasa 14 Maret 2023.
Namun, dia meminta jaksa untuk tidak cepat puas diri. Sebab, untuk pembuktian kasus ini jalannya masih berliku dan terjal. "Namun demikian Kejaksaan Tinggi layak mendapatkan bintang untuk kasus ini," terangnya.
Dia memiliki pandangan jika kasus ini sangat berpeluang untuk di SP3. Misalnya dengan jalan praperadilan dan juga lobi-lobi politik tingkat tinggi.
Untuk itu, jaksa harus memastikan hasil audit BPKP bisa final dan bisa membawa kasus ini ke Pengadilan. "Saya yakin kasus ini akan maju sampai ke pengadilan," sebutnya.
Terkait adanya pandangan bahwa kasus hasil audit eksternal tidak adanya penyimpangan. Namun hasil pemeriksaan kejaksaan lebih detail karena penyimpangan itu dilihat dari SK Rektor yang tidak berkorelasi dengan kenyataan di lapangan.
"Karena itu Hasil Lembaga Audit akan patah dengan sendirinya apabila ditemukan jenis perbuatan tertentu yang menguntungkan kampus tapi merugikan mahasiswa," tukasnya. ***
Baca Juga: Punya Kekayaan Rp6,12 Miliar, Rektor Unud Tersandung Kasus SPI Senilai Ratusan Miliar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur