Suara Denpasar - Kabar mengejutkan datang dari Presiden Jokowi, dirinya dikabarkan telah turun langsung ke sarang kelompok kriminal bersenjata (KKB).
KKB atau kelompok kriminal bersenjata, yaitu suatu kelompok yang telah melakukan aksi-aksi kriminal dengan motif tertentu dan mereka memiliki senjata.
Di Indonesia saat ini terdapat satu kelompok besar yang dinilai KKB, yaitu kaum saparatis Papua Merdeka.
Sebuah berita mengabarkan bahwa Jokowi telah turun langsung ke markas atau sarang dari KKB.
Apakah berita itu benar? Kabar tersebut diunggah dan dibagikan oleh channel YouTube PILIHAN RAKYAT, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (25/3/2023).
Video itu diunggah pada Kamis, (23/3/2023) oleh channel YouTube tersebut dengan judul 'Presiden Pertama Dalam Sejarah, Jokowi Turun Langsung ke Sarang KKB' dan telah ditonton sebanyak 259ribu kali.
Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan 'Berita Terbaru, Presiden Pertama Dalam Sejarah, Jokowi Turun Langsung ke Sarang KKB'. Benarkah?
Cek Fakta
Setelah ditelusuri, video dengan durasi 8 menit 9 detik itu memperlihatkan video momen Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo sedang berada di Papua.
Baca Juga: Jokowi Larang Pejabat Bukber, PKS Suudzon Ada Udang di Balik Batu
Dalam video itu ditayangkan momen Jokowi bersama Prabowo kunjungan kerja salah satu Kabupaten di Papua.
Namun tidak dijelaskan oleh sang narator dalam video itu dimana Presiden dan Menhan melakukan kunjungan kerja tersebut.
Setelah ditelusuri melalui instagram resmi Presiden Jokowi @jokowi, ternyata kunjungan kerja itu dilakukannya di Kabupaten Keerom.
"Pemerintah menyiapkan lahan sekitar 10 ribu hektare untuk penanaman jagung di Kabupaten Keroom, Papua," tulis Jokowi dalam postingannya pada (23/3/2023).
Setelah ditelusuri, Kabupaten Keroom, Papua itu bukanlah sarang KKB, melainkan daerah Papua yang masih aman untuk dikunjungi.
Adapun sarang KKB terletak di Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Lanny Jaya, disebut sebagai segitiga hitam, sedangkan lokasi yang dikunjungi oleh Jokowi di Papua baru-baru ini adalah lokasi yang aman dan bukan sarang KKB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
5 Body Scrub Zaitun Lokal untuk Kulit Kenyal dan Glowing Seketika
-
Minggu Siang di Hotel Kelas Melati
-
Kenapa Humor Betawi Tak Pernah Mati? Ini Bedanya Lenong dan Stand-Up Comedy
-
Mengungkap Metode Raising Giant: Alasan Ilmiah Kenapa Ibu Cerewet Bikin Anak Tangguh
-
Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?