Suara Denpasar - Kabar mengejutkan, Mahfud MD disebut diancam penjara 4 tahun oleh salah satu anggota DPR RI.
Anggota DPR RI yang dimaksud ialah Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR RI fraksi PDI Perjuangan yang disebut ancam penjarakan Menko Polhukam.
Selain itu, dikabarkan pula nasib Arteria berakhir mengenaskan usai mengancam Mahfud MD akan dipenjarakan. Benarkah kabar tersebut?
Kabar itu diunggah dan dibagikan oleh kanal YouTube SEPUTAR ISTANA, dengan judul 'ANCAM PENJARAKAN MAHFUD 4 TAHUN, MODUS ARTERIA TERBONGKAR DAN BERAKHIR MENGENASKAN,' dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (29/3/2023).
Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 5 detik, diunggah pada Selasa, 28 Maret 2023. Baru diunggah kemarin, video tersebut sudah ditonton 5,5 ribu kali.
Pada thumbnail video atau gambar utama video juga diperlihatkan Mahfud MD dengan berbicara, Arteria Dahlan mengenakan rompi tahanan dan berjajar pihak kepolisian.
Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran tentang kebenaran berita tersebut untuk mendapatkan informasi yang valid.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video tersebut hanya menjelaskan konflik yang terjadi antara Mahfud MD dengan Arteria Dahlan soal kasus transaksi mencurigakan 300 Triliun di Kemenkeu.
Baca Juga: CEK FAKTA: Mahfud MD Ngamuk, Dalang Korupsi Rp300 Triliun Adalah Kaki Tangan Jokowi?
Akan tetapi sama sekali tidak dibahas nasib Arteria yang dikabarkan mengenaskan sebagaimana warta dalam judul video kanal YouTube itu.
Tidak ada bukti yang valid dan tidak ada sumber yang kredibel satu pun dalam penjelasan video itu.
Bahkan, foto pada thumbnail video juga merupakan editan, manipulatif atau palsu. Foto aslinya, tidak ada Mahfud MD dan Arteria pada foto tersebut, itu hanya merupakan editan saja agar terkesan berita tersebut benar.
Faktanya, foto aslinya pernah diunggah oleh media tribunnwes.com pada (26/7/2022), jadi foto itu merupakan foto lawas, diunggah dengan judul artikel 'Keberadaannya Selama Ini Dipertanyakan, Akankah Bharada E Hadir di Komnas HAM Siang Ini?'.
Pada foto aslinya sama sekali tidak ada Mahfud MD dan Arteria Dahlan, hanya ada pihak Komnas HAM dan kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Sinopsis Honest Thief: Eks Marinir dan Perampok Ingin Taubat, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
3 Hatchback Hyundai Bekas Budget 50 Jutaan, Bagasi Lapang dan Fungsional
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?