Gubernur Bali, Ganjar Pranowo, PDI Perjuangan, PKS, FPI (Front Persaudaraan Islam), GNPF, KNPI, Alumni 212 dan lain-lainnya turut menolak Timnas Israel.
Beberapa waktu kemudian setelah gelombang penolakan, akhirnya FIFA menunda Drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnya dilaksanakan pada 31 Maret 2023 di Bali.
Selain itu, FIFA menghapus soundtrack lagu Glorious dari akun sosial media mereka, hingga akhirnya putusan FIFA membatalkan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Di tengah ramainya isu penolakan Timnas Israel atas nama membela kemerdekaan Palestina, banyak pihak yang lupa bahwa ternyata Palestina sendiri pernah punya pelatih Timnas asal Israel.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Palestina dewasa dan paham bahwa sepak bola tidak ada sangkut pautnya dengan urusan politik.
Lantas saja sosok pelatih Palestina orang Israel itu viral saat ini, hingga jadi sorotan publik, terutama masyarakat Indonesia.
PROFIL LENGKAP PELATIH TIMNAS PALESTINA ASAL ISRAEL
Profil pelatih Timnas Palestina asal Israel dikutip dari situs transfermarkt.com dan wikipedia.org pada Kamis, (30/3/2023).
Azmi Nassar namanya, ia merupakan mantan pemain sepak bola dan juga pelatih berkebangsaan Israel yang juga pernah menjadi pelatih untuk Tim Nasional sepak bola Palestina dan menjadi sosok yang cukup di hormati di dunia sepak bola Palestina.
Azmi Nassar lahir pada 3 Oktober 1957 di Nazareth, Israel ternyata memiliki darah keturunan Arab dan beragama Kristen.
Berdasarkan situs Transfermarkt, semasa menjadi pemain sepakbola, Azmi Nassar mengawali karir sepak bolanya saat bergabung dengan tim kota kelahirannya yakni Maccabi Ahi Nazareth pada tahun 1974.
Sembilan tahun membela Maccabi Ahi Nazareth, Azmi Nassar berpindah ke salah satu tim besar dari Israel Hapoel Haifa pada tahun 1983 kemudian bergabung dengan Maccabi Tamra di tahun 1986 sebelum akhirnya memutuskan pensiun setahun kemudian.
Sebagai pelatih, Azmi memulai karirnya saat menukangi klub Bnei Sakhnin tahun 1999 yang juga melatih Tim Nasional Palestina dan membawa Timnas Palestina meraih medali perunggu di pesta olahraga Arab 1999 di Yordania.
Pada 2001, Azmi Nassar kembali melatih Tim Nasional Palestina dengan masa jabatan kurang dari satu tahun.
Hingga sampai tahun 2005, Azmi kembali menukangi Tim Nasional Palestina selama kualifikasi piala Asia 2007. Namun, sayang ia gagal membawa Timnas Palestina lolos di ajang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gol Dewa United Dianggap Tak Sah Karena Keluar Lapangan? Fans Persib Soroti Wasit
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT