Suara Denpasar – Bek belia PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga, resmi memperpanjang kontraknya dengan tim asal Jawa Tengah itu hingga musim 2025 mendatang.
Hal tersebut dikonfirmasi secara langsung oleh Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS Semarang.
Yoyok pun melontarkan rasa syukurnya bisa memperpanjang salah satu pemain muda potensial yang sempat membela timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong itu.
“Alhamdulillah hari ini kami umumkan pemain lokal pertama yang diperpanjang PSIS,” ujar Yoyok dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (1/4/2023).
Alasan dibalik perpanjangan kontrak Dewangga adalah menjadikan pemain berusia 22 tahun itu ikon Mahesa Jenar.
Selain itu PSIS Semarang pun memang membutuhkan Dewangga sebagai salah satu kerangka tim untuk musim depan.
“Dewangga resmi kami perpanjang karena kebutuhan tim dan memang Dewangga ini salah satu ikon PSIS saat ini,” lanjut Yoyok.
Manajemen tim pun disebutnya tak ragu untuk memperpanjang kontrak Dewangga sebagai putra asli Semarang.
“Masih muda, asli dari Semarang sehingga kami tak ragu untuk beri Dewangga perpanjangan kontrak,” tambahnya lagi.
Baca Juga: Para Tetangga Antri, Cek Via Vallen Berbagi Sembako Selama Bulan Suci Ramadhan
Dewangga sendiri mengungkapkan rasa bangganya bisa terus membela PSIS dan bertekad untuk membawa tim berprestasi.
“Tentu saja memiliki harapan dan tantangan untuk membawa PSIS berprestasi,” ucap Dewangga.
Pemain yang melakukan debut di tim senior pada awal tahun 2020 itu, telah bermain sebanyak 49 laga di seluruh kompetisi dengan torehan satu assist dan dua gol.
Di musim ini, Dewangga pun menjadi salah satu pemain penting bagi PSIS Semarang dengan mengoleksi 21 penampilan dan satu gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Makan Siang di Kedai Sorpelem: Mencicipi Mie Ayam Barbar dengan Rasa Autentik yang Bikin Nagih
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Pasar 16 Ilir Palembang Bikin Ibu-ibu Menjerit
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Dear Bunda, Anak juga Butuh Cinta: Membaca Buku Parenting with Heart
-
Petani Punk Gunungkidul: Dari Jalanan Menuju Ketahanan Pangan Lokal
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Rekam Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina