News / Metropolitan
Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 22 hingga 26 Mei 2026.
  • Kebijakan ini diambil karena adanya pekerjaan peningkatan jalan yang dilaksanakan oleh pihak PT Nusantara Pasifik Investama tersebut.
  • Sistem buka-tutup diterapkan setiap malam pada delapan ruas jalan guna mendukung kelancaran proses perbaikan segmen jalan tertentu.

Suara.com - Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, mulai 22 hingga 26 Mei 2026.

Kebijakan ini diambil menyusul adanya pekerjaan peningkatan jalan di kawasan tersebut yang dilaksanakan oleh PT Nusantara Pasifik Investama.

"Sehubungan dengan adanya Pekerjaan Peningkatan Jalan di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan pada 22 - 26 Mei 2026, Dishub DKI Jakarta menerapkan Rekayasa Lalu Lintas di sekitar lokasi tersebut," demikian keterangan resmi Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Sejumlah ruas jalan terdampak, yakni Jalan Kuningan Madya, Jalan Kawi, Jalan Kuningan Persada Belakang, Jalan Guntur, Jalan Muria, Jalan Muria Tanjakan, Jalan Menteng Atas Barat, dan Jalan Menteng Pulo.

Dari delapan ruas jalan tersebut, Jalan Kuningan Madya menjadi titik utama yang paling terdampak karena pekerjaan dilakukan secara bertahap dalam enam segmen.

Lima segmen pertama di Jalan Kuningan Madya telah dinyatakan selesai, meliputi sisi selatan lajur kiri dan kanan, sisi utara lajur kiri dan kanan, serta sisi akses gedung Menara Imperium.

Satu-satunya segmen yang masih aktif dikerjakan adalah Segmen 6, yakni Jalan Kuningan Madya sisi timur, yang pengerjaannya dibagi lagi menjadi empat sub-segmen dengan jadwal berbeda setiap malamnya.

Pekerjaan pada setiap sub-segmen dimulai pukul 22.00 dengan pembongkaran beton, dilanjutkan penimbunan agregat pada dini hari, pemasangan besi, pengecoran, hingga setting beton, sebelum akhirnya jalan kembali dibuka untuk lalu lintas pada pukul 20.00 keesokan harinya.

Rekayasa lalu lintas bersifat buka-tutup sepanjang area pekerjaan berlangsung setiap malamnya.

Baca Juga: Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi

Pengguna jalan yang melintas di kawasan Epicentrum dan Kuningan disarankan untuk menghindari ruas-ruas jalan tersebut pada malam hari, terutama mulai pukul 22.00, selama periode pekerjaan berlangsung.

"Diimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ditetapkan dan mengutamakan keselamatan di jalan," tutup keterangan resmi Dishub DKI Jakarta.

Load More