- Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 22 hingga 26 Mei 2026.
- Kebijakan ini diambil karena adanya pekerjaan peningkatan jalan yang dilaksanakan oleh pihak PT Nusantara Pasifik Investama tersebut.
- Sistem buka-tutup diterapkan setiap malam pada delapan ruas jalan guna mendukung kelancaran proses perbaikan segmen jalan tertentu.
Suara.com - Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, mulai 22 hingga 26 Mei 2026.
Kebijakan ini diambil menyusul adanya pekerjaan peningkatan jalan di kawasan tersebut yang dilaksanakan oleh PT Nusantara Pasifik Investama.
"Sehubungan dengan adanya Pekerjaan Peningkatan Jalan di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan pada 22 - 26 Mei 2026, Dishub DKI Jakarta menerapkan Rekayasa Lalu Lintas di sekitar lokasi tersebut," demikian keterangan resmi Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Sejumlah ruas jalan terdampak, yakni Jalan Kuningan Madya, Jalan Kawi, Jalan Kuningan Persada Belakang, Jalan Guntur, Jalan Muria, Jalan Muria Tanjakan, Jalan Menteng Atas Barat, dan Jalan Menteng Pulo.
Dari delapan ruas jalan tersebut, Jalan Kuningan Madya menjadi titik utama yang paling terdampak karena pekerjaan dilakukan secara bertahap dalam enam segmen.
Lima segmen pertama di Jalan Kuningan Madya telah dinyatakan selesai, meliputi sisi selatan lajur kiri dan kanan, sisi utara lajur kiri dan kanan, serta sisi akses gedung Menara Imperium.
Satu-satunya segmen yang masih aktif dikerjakan adalah Segmen 6, yakni Jalan Kuningan Madya sisi timur, yang pengerjaannya dibagi lagi menjadi empat sub-segmen dengan jadwal berbeda setiap malamnya.
Pekerjaan pada setiap sub-segmen dimulai pukul 22.00 dengan pembongkaran beton, dilanjutkan penimbunan agregat pada dini hari, pemasangan besi, pengecoran, hingga setting beton, sebelum akhirnya jalan kembali dibuka untuk lalu lintas pada pukul 20.00 keesokan harinya.
Rekayasa lalu lintas bersifat buka-tutup sepanjang area pekerjaan berlangsung setiap malamnya.
Baca Juga: Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi
Pengguna jalan yang melintas di kawasan Epicentrum dan Kuningan disarankan untuk menghindari ruas-ruas jalan tersebut pada malam hari, terutama mulai pukul 22.00, selama periode pekerjaan berlangsung.
"Diimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ditetapkan dan mengutamakan keselamatan di jalan," tutup keterangan resmi Dishub DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!