Suara Denpasar - Kabar kurang sedap mengenai sepak bola tanah air kembali tersiar. Malam tadi (2/4/2023), sepak bola Indonesia kembali harus tercoreng akibat kerusuhan antara pendukung PSIS Semarang dan PSS Sleman.
Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, tampak Suporter PSIS Semarang yang berada di tribun utara, Snex, menyerang BCS supporter PSS Sleman.
Keributan terjadi pada Minggu (2/4/2023) malam, saat PSIS Semarang bertemu PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang, dalam lanjutan pertandingan di pekan ke-32 BRI Liga 1 2022/2023.
"Ricuh kok teros! SNEX vs BCS. PSIS Semarang vs PSS Sleman. Stadion Jatidiri Semarang malam ini. Psy war rapopo tapi ojok sampe ngerusak stadion c*k! As*!," tulis warganet Twitter dengan username @egydisinii, dilansir Suara Denpasar, Senin, (3/4/2023).
Lebih lanjut, viral postingan seorang warganet yang mengulas kronologi keributan yang terjadi di Semarang itu. Menurutnya, berdasarkan percakapan antara sesama mereka di grup Whatsapp, mulanya SNEX dan BCS saling lempar, lalu kemudian BCS menerobos lantai 3 untuk membalas perlakuan SNEX ke tribun utara.
Hal ini dilakukan dengan cara merusak pagar stadion Jatidiri Semarang. Sontak saja tayangan video yang disebarluaskan itu mendapat sorotan publik luas. Tercatat 51 ribu orang telah menonton video kerusuhan tersebut.
Banyak pihak yang menyayangkan kerusuhan yang terjadi antara pendukung PSIS Semarang dan PSS Sleman. Terutama oleh karena korban berjatuhan dari kedua belah pihak yang bertikai.
Dalam video lanjutan, tampak korban berjatuhan dari PSIS Semarang, maupun dari PSS Sleman. Ada yang patah tangan, dan kepala luka oleh karena lemparan benda tajam. Ironisnya, kerusuhan ini terjadi di bulan suci Ramadan.
"Terjadi lagi. Gak heran FIFA batalin jadi tuan rumah piala dunia U-20. Bukan karena sebuah penolakan. Memang suporter, kesiapan keamanan, kesiapan mental, kesiapan berbagai aspek dalam sepak bola Indonesia masih di bawah standar persepakbolaan dunia saat ini. Applause with us," tulis warganet dengan akun @nurakhmadnova. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan