/
Selasa, 04 April 2023 | 15:15 WIB
CEK FAKTA: Gempar! Raja Arab Kaget, Pangeran Buka Mata Setelah 17 Tahun Koma Usai Diobati Ibu Ida Dayak? (YouTube Ibu Ida Dayak Viral)

Suara Denpasar - Ibu Ida Dayak dikabarkan menggemparkan dunia usai mampu membuat Pangeran Arab Saudi buka mata setelah koma selama 17 tahun lamanya.

Informasi tersebut beredar melalui kanal YouTube Ibu Ida Dayak Viral dengan judul ‘GEMPAR SEDUNIA !!! RAJA ARAB KAGET PANGERAN BUKA MATA SETELAH BUKA MATA SETELAH 17 TAHUN KOMA DI OBATI INI IDA DAYAK’.

Video dengan link https://youtu.be/aptwGbbBP8M berdurasi 5 menit, 54 detik itu diunggah pada Selasa (4/4/2023) dan hingga sore ini sudah disaksikan 34.709 kali dan mendapat 829 like.

Lantas, benarkah kabar tersebut?

CEK FAKTA:

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan tim Suara Denpasar, pemilik konten menyampaikan mengenai kondisi Pangeran Arab Saudi.

Narator kanal YauTube tersebut memaparkan penyebab Pangeran Arab tersebut koma selama 17 tahun lamanya.

Disebutkan Pangeran Arab yang bernama Al Walled bin Khaled bin Talal mengalami kecelakaan pada tahun 2005.

Dipaparkan pula bahwa selama ini dari pihak keluarga kerap membagikan kondisi sang pangeran di media sosial yang sempat menggerakan beberapa bagian tubuhnya salah satunya jari tangan. 

Baca Juga: Viral, Mukjizat Ida Dayak! Tangan Bengkok Bisa Lurus, Pasien Stroke Akhirnya Mampu Berjalan

Namun hingga saat ini pangeran Arab Saudi tersebut belum sadarkan diri sepenuhnya.

Pemilik konten lebih jauh menjelaskan bahwa Pangeran Arab Saudi tersebut mengalami kecelakaan ketika sedang menempuh perguruan militer di London.

“Dia mengalami cedera dan juga pendarahan otak yang parah,” demikian keterangan yang disampaikan narator kanal YouTube tersebut.

Namun hingga akhir konten tidak diberikan bukti valid bahwa Ibu Ida Dayak memberikan pengobatan kepada Pangeran Arab Saudi.

Dengan penjelasan tersebut dapat dipastikan konten berjudul ‘GEMPAR SEDUNIA !!! RAJA ARAB KAGET PANGERAN BUKA MATA SETELAH BUKA MATA SETELAH 17 TAHUN KOMA DI OBATI INI IDA DAYAK’ ini memuat informasi bohong atau hoax. (*/Ana AP)

Load More