Suara Denpasar - Pasukan polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Rabu, (5/4/2023), dini hari. Mereka terlibat bentrok dengan puluhan pemuda Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa.
Sontak saja serbuan polisi Israel ini menuai kecaman dari negara-negara Arab. Bahkan memicu serangan roket dari pejuang Palestina di wilayah tersebut.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, sedikitnya 12 orang terluka dalam bentrokan di kompleks al-Aqsa, dan tiga orang terluka akibat peluru yang dimuntahkan dari senjata polisi Israel.
Dalam tayangan video yang viral di media sosial, terlihat bahwa polisi Israel sedang memukuli pemuda Palestina dengan pentungan di pintu gerbang Masjid al-Aqsa.
Kelompok Militan di Jalur Gaza kemudian menanggapi kekerasan tersebut dengan meluncurkan sekitar 16 roket ke Israel selatan.
Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel mengatakan bahwa alasan pasukannya menyerbu, karena 350 warga Palestina membarikade diri di dalam masjid Al-Aqsa dengan kembang api, tongkat, dan batu.
"Ketika polisi masuk, mereka dilempari batu, dan kembang api turut ditembakkan dari dalam masjid oleh sekelompok agitator," kata pernyataan itu, dilansir dari Xinhua, Kamis, (6/4/2023).
Sementara orang-orang Palestina sendiri memang membarikade diri di dalam masjid Al-Aqsa. Hal ini terutama usai Hamas menyerukan pertahanan terhadap ultranasionalis Yahudi, yang berencana melakukan penyembelihan kambing di hari raya Paskah Yahudi.
Untuk diketahui bahwa kompleks Masjid Al-Aqsa adalah situs suci ketiga bagi umat Islam, dan tempat suci bagi orang Yahudi. Situs ini terletak di Kota Tua Yerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967 di sepanjang Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Baca Juga: Lagi, Dua Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel di Tepi Barat
"Kami menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas segala kemunduran ini," kata juru bicara kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh dalam sebuah pernyataan.
"Mereka harus bertindak secara bertanggung jawab dan menghentikan absurditas ini, yang akan menimbulkan konsekuensi berbahaya bagi semua orang," katanya lagi.
Selain itu, serbuan polisi Israel juga menuai kecaman luas dari negara-negara Arab. Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka akan memberi perhatian pada pelanggaran pasukan Israel ke masjid al-Aqsa.
Sementara pemerintah Mesir mengatakan bahwa pihaknya meminta pertanggungjawaban Israel atas eskalasi yang meluas itu.
"Mengutuk agresi terhadap para jamaah masjid Al-Aqsa, dan menuntut agar Israel segera menghentikan pelanggaran ini," tulis pemerintah Mesir dalam sebuah pernyataan.
Ada pun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, pada hari Rabu (5/4/2023), turut mengutuk keras serangan "brutal" oleh polisi Israel.
"Ia mengatakan bahwa serangan itu sekali lagi menunjukkan sifat kriminal dan anti-hak asasi manusia Israel kepada dunia," ungkapnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Tak Gentar! Setelah Piala Dunia U20, Wayan Koster kembali Tolak Israel dalam World Beach Games di Bali
-
Ganjar Pranowo Kontak Wayan Koster Soal Kehadiran Israel di World Beach Games Bali: Tolong....
-
Ganjar Pranowo Telepon Wayan Koster soal World Beach Games di Bali Ada Atlet Israel, Ditolak Lagi?
-
Sepakat dengan PDIP, Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel Atas Perintah Megawati?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Lupa Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada Malam Hari, Bolehkah Diganti Siang Hari?
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan
-
Mentereng, Segini IPK Erina Gudono usai Lulus dari Universitas Pennsylvania