Suara Denpasar - Seorang jurnalis terjebak perang saudara di Sudan, Sabtu, (15/4/2023). Ia bersembunyi di kantornya, setelah sebelumnya mencoba keluar. Namun upayanya gagal oleh karena intensitas bentrokan kian hebat.
Mahy Aldin Gibril merupakan salah satu Jurnalis di Sudan. Ia mengatakan bahwa ada kantor media yang diserang pada hari Sabtu. Syukurnya, tidak ada yang terluka pada saat itu.
"Itu adalah saat yang sangat sulit, terutama ketika kantor diserang," kata jurnalis Mahy Aldin Gibril, dilansir dari Middle East Eye, Selasa, (18/4/2023).
"Sekitar 10 jurnalis ditahan dekat Jalan Nil sejak kemarin. Kondisi mereka berada dalam keadaan yang sangat buruk," katanya lagi.
Serikat Jurnalis Sudan (SJN), yang kukuh membela kebebasan pers, memperingatkan kedua pihak yang bertikai, untuk tidak merugikan kegiatan profesi mereka.
"Perlindungan jurnalis adalah tanggung jawab kedua pihak yang bertikai. Dan kami akan meminta pertanggungjawaban pihak berwenang atas segala kerugian yang menimpa mereka," kata SJN dalam rilis resmi yang disiarkan mereka.
Dalam rilis SJN, dikatakan pula bahwa ada seorang wartawan terluka pada hari Sabtu, (15/4/2023). Hal ini terjadi saat bentrokan pecah di sekitar gedung Radio dan TV Negara yang terletak di Omdurman, kota terbesar di Sudan.
Sebagai tambahan informasi, bahwa intensitas pertempuran meningkat pada hari Minggu, (16/4/2023). Hal ini bahkan menyebar ke berbagai daerah dan negara bagian di seluruh negeri Sudan.
Kedua belah pihak yang bertikai mengklaim berada di atas angin. Militer mengatakan dalam sebuah rilisnya, bahwa pihaknya memiliki kendali penuh atas markas tentara dan istana presiden serta instalasi penting lainnya di ibu kota.
Baca Juga: Sekjen PBB Antonio Guterre Geram atas Bentrokan Militer di Sudan
Namun ada saksi mata yang mengatakan bahwa anggota RSF tetap berada di dalam bandara internasional Khartoum. Memang lokasi ini dikepung oleh tentara Sudan, tetapi mereka menahan diri untuk tidak menyerang. Tentara Sudan tampak menghindari kerusakan besar.
Bersamaan dengan itu, pihak tentara Sudan lalu menyebarkan bukti berupa foto dan video yang menunjukkan tentaranya kini bisa mengendalikan pangkalan RSF di Omdurman, Merowe, dan lokasi lainnya.
Kemudian RSF membantah klaim tentara, dengan mengatakan bahwa mereka masih berperang di front yang berbeda.
Dikatakan di halaman Facebook resminya bahwa pasukannya (RSF) telah merebut istana presiden sekali lagi.
Mereka juga menuduh bahwa tentara Sudan telah menjatuhkan pesawat Sukhoi buatan Rusia, yang digunakan oleh untuk membom pangkalan RSF. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
6 Sepeda Hybrid Murah untuk Harian, Solusi Kendaraan Tanpa Bensin dan Tak Bergantung Listrik
-
Kevin Gusnadi Umur Berapa? Pacar Baru Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Loker Sipil Dibatasi Usia 25, tapi Pensiun Polisi Malah Diperpanjang!
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS