Suara Denpasar - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengaku sangat geram dengan berlanjutnya perang saudara di Sudan. Hal tersebut disampaikan juru bicaranya, Minggu, (16/4/2023).
Antonio Guterres juga mengutuk keras bentrokan tentara yang menyebabkan kematian warga sipil itu. Termasuk kematian tiga anggota staf Program Pangan Dunia (WFP), dengan dua lainnya luka parah. Belum lagi korban luka yang turut berjatuhan.
"Mereka yang bertanggung jawab harus diadili tanpa penundaan," kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB, dilansir dari Xinhua, Senin, (17/4/2023).
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga kemanusiaan lainnya juga terkena proyektil dan dijarah di beberapa lokasi di wilayah Darfur, Sudan barat.
Sekretaris Jenderal, Antonio Guterres, kemudian mengingatkan pihak yang terlibat konflik, tentang perlunya menghormati hukum internasional.
"Hal ini termasuk kewajiban untuk memastikan keselamatan keamanan PBB. Seperti para personel terkait, tempat, dan asetnya," tulis keterangan PBB.
Antonio Guterres lebih lanjut mengulangi seruannya untuk segera menghentikan pertempuran lalu kembali berdialog. Dan ia mengatakan akan terus terlibat dengan para pemimpin regional beserta pemangku kepentingan Sudan.
"Untuk menemukan jalan keluar dari krisis ini," katanya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?