Suara Denpasar – Pengguna jasa internet di Indonesai cukup besar dan juga didukung dengan berbagai pilihan provider yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.
Apalagi di era milennials ini, kecepatan internet semakin baik dengan hadirnya 4G LTE yang disebut-sebut memiliki kecepatan hingga 100 kali lipat dibandingkan jaringan 3G sebelumnya.
Meski kecepatannya dianggap cukup baik, terkadang banyak pengguna yang mengeluh, karena jumlah kuota yang mereka gunakan belum maksimal, sementara waktunya telah habis sehingga kuota yang tersisa, hangus begitu saja.
Bagaimana hal tersebut dalam pandangan islam? Simak keterangan dari Buya Yahya berikut ini.
“Pulsa itu merupakan bentuk penggunaan jasa,” kata Buya Yahya, dilansir dari YouTube AL-Bahjah TV Channel, (15/4/2023).
Menurut Buya Yahya, karena sifat penggunaan pulsa ini merupakan sebuah jasa, dan provider yang menjual jasa tersebut memberikan batasan, maka berlakunya pun sesuai dengan pembatasan tersebut.
Lalu, Buya Yahya menganalogikan dengan penyewaan sebuah sepeda. Di mana seseorang menyewa sepeda selama sebulan penuh dengan biaya sewa sebesar Rp500.000.
Meskipun sepeda tersebut tidak digunakan selalu oleh si penyewa, jika batas waktunya telah tiba, maka habislah masa sewanya sesuai kesepakatan sebelumnya.
“Kalau bentuk akadnya seperti itu menjadi sah,” jelas Buya Yahya. (*/Dinda)
Baca Juga: Zakat dari THR dan Gaji, Wajibkah Dilakukan? Begini Saran dan Penjelasan dari Buya Yahya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
-
IHSG Masih Senang Bertengger di Level 6.300, ISAT Melesat di Sesi I
-
Festival vs Tribun, Mana Tiket yang Paling Worth It Buat Nonton Maroon 5?