Suara Denpasar - Chef Arnold pilih partai Perindo, ia dikabarkan sudah resmi bergabung dan menjadi kader partai yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo.
Chef Arnold sendiri merupakan koki handal yang menjadi juri di acara kompetisi Master Chef Indonesia bersama Chef Juna, dan Renata.
Ternyata sosok koki handal itu tidak sebatas berkarir di dunia tata boga, melainkan ia juga kini terjun di dunia politik sebagai kader partai dari Perindo.
Informasi itu didapatkan dari salah satu konten YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat dilansir Suara Denpasar, Sabtu (22/4/2023).
Kaesang Pangarep mengundang juri kompetisi Master Chef Indonesia itu ke acara talk show di kanal YouTube miliknya. Koki handal itu menerima undangan tersebut.
Kemudian, Co-host acara itu menyampaikan imformasi bahwa Chef Arnold telah resmi gabung Partai Persatuan Indonesia alias Perindo.
"For information, katanya tuh lagi ada yang rame nih, baru masuk Perindo dong," ujar Co-host acara itu sambil menunjuk ke Arnold selaku narasumber.
Usai informasi itu disampaikan, Chef Arnold sama sekali tidak menyangkal, ia membenarkan informasi tersebut.
Dalam acara itu juga Kaesang Pangarep sempat menanyakan kepada narasumbernya itu mengapa tidak gabung Partai PDIP, partai yang membesarkan nama Jokowi selaku ayahnya.
Baca Juga: Grogi! Bintang Emon Ogah Kritik Presiden Jokowi Saat Ditantang Kaesang Pangarep
"Kok ga masuk PDI?," tanyanya disambut gelak tawa orang-orang yang ada di ruangan itu.
Mulanya Chef Arnold beralasan tidak pilih atau masuk PDIP karena tidak diundang, kemudian Kaesang Pangarep menjelaskan seharusnya telpon Megawatin Soekarnoputri dan Puan Maharani.
"Gak diundang, gak diundang!," jawab Arnold.
"Ya telpon dulu dong bu Puan, bu Mega, permisi bu," ujar Kaesang menimpal.
Kemudian, Chef Arnold menyampaikan alasan selanjutnya, ia menyebut whatsapp saja tidak pernah dibales oleh Kaesang, itulah jawaban darinya.
"Minta ditelpon, whatsapp aja gak pernah dibales! Ini! (Sambil menunjuk Kaesang)," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan