/
Sabtu, 29 April 2023 | 10:47 WIB
Potret proyek aksesoris jalan yang sudah mulai rusak (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Bau busuk proyek nasional di wilayah Kota Denpasar, Provinsi Bali, akhirnya terungkap dengan sendirinya.

Proyek penataan lampu jalan dengan diberi ornamen ukiran Bali ternyata dikerjakan asal-asalan

Pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan terungkap pasca ornamen itu ditabrak pengendara jalan.

Ternyata, semen yang digunakan hanya di hadiah atas saja. Sedangkan di dalamnya hanya berisikan pasir.

"Cuma ada di Indonesia seperti ini. Pengunci atas semen, sisanya pasir," kata Roy, warga Denpasar yang juga seorang arsitek kepada Denpasar.suara.com, 29 April 2023.

Dikonfirmasi soal proyek yang terkesan asal-asalan itu. Yasmara, Kasatker Balai Jalan Nasional Bali membantahnya.

Ornamen yang rusak itu memang aksesoris dan pecah karena ditabrak oleh pengendara.

"Sudah dibersihkan dan nanti diganti baru," jelasnya. Untuk aksesoris berbahan arkelik itu penguncinya memang hanya di bagian atas saja di semen karena cuma tempelan semata.

Disinggung soal biaya aksesoris itu. Yasmara mengaku akan menanyakan ke rekannya yang melakukan pemasangan.

"Nanti saya tanyakan," jawabnya singkat.

Di bagian lain, Humas Pemkot Denpasar I Dewa Rai menjelaskan, untuk proyek di wilayah Denpasar, tidak semuanya adalah proyek Pemkot Denpasar.

Baca Juga: Terkait Terminal LNG Sidakarya Denpasar, WALHI dan KEKAL Bali Nilai Menko Marves Tidak Konsisten

Ada dari provinsi maupun pemerintah pusat. Khusus untuk proyek aksesoris jalan bukan menjadi kewenangan Pemkot Denpasar.

Load More