Suara Denpasar - Bau busuk proyek nasional di wilayah Kota Denpasar, Provinsi Bali, akhirnya terungkap dengan sendirinya.
Proyek penataan lampu jalan dengan diberi ornamen ukiran Bali ternyata dikerjakan asal-asalan.
Pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan terungkap pasca ornamen itu ditabrak pengendara jalan.
Ternyata, semen yang digunakan hanya di hadiah atas saja. Sedangkan di dalamnya hanya berisikan pasir.
"Cuma ada di Indonesia seperti ini. Pengunci atas semen, sisanya pasir," kata Roy, warga Denpasar yang juga seorang arsitek kepada Denpasar.suara.com, 29 April 2023.
Dikonfirmasi soal proyek yang terkesan asal-asalan itu. Yasmara, Kasatker Balai Jalan Nasional Bali membantahnya.
Ornamen yang rusak itu memang aksesoris dan pecah karena ditabrak oleh pengendara.
"Sudah dibersihkan dan nanti diganti baru," jelasnya. Untuk aksesoris berbahan arkelik itu penguncinya memang hanya di bagian atas saja di semen karena cuma tempelan semata.
Disinggung soal biaya aksesoris itu. Yasmara mengaku akan menanyakan ke rekannya yang melakukan pemasangan.
"Nanti saya tanyakan," jawabnya singkat.
Di bagian lain, Humas Pemkot Denpasar I Dewa Rai menjelaskan, untuk proyek di wilayah Denpasar, tidak semuanya adalah proyek Pemkot Denpasar.
Baca Juga: Terkait Terminal LNG Sidakarya Denpasar, WALHI dan KEKAL Bali Nilai Menko Marves Tidak Konsisten
Ada dari provinsi maupun pemerintah pusat. Khusus untuk proyek aksesoris jalan bukan menjadi kewenangan Pemkot Denpasar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI