Suara Denpasar - Bertepatan dengan hari buruh atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2023, sejumlah mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali menggelar aksi.
Aksi Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali itu membawa sejumlah tuntutan, termasuk di dalamnya meminta Papua untuk menentukan nasib sendiri atau merdeka.
Aksi tersebut sebelumnya direncanakan akan berpusat di depan kantor Konsulat Amerika Serikat di Jalan Hayam Wuruk Renon Denpasar Bali. Namun massa aksi dari Mahasiswa Papua tersebut dihadang oleh pihak kepolisian Bali.
Penghadangan itu dilakukan di titik kumpul di parkir timur Lapangan Niti Mandala Renon. Pihak kepolisian bersama aparat gabungan termasuk Pecalang berdiri membentuk blokade di depan dan di belakang untuk menghadang massa aksi yang melakukan long march di Jln. Juanda Karta Wijaya menuju ke Konsulat Amerika Serikat.
Massa aksi dari Mahasiswa Papua itu dikepung kemudian didorong mundur sampai masuk ke area parkir timur Lapangan Renon. Pihak kepolisian beralasan bahwa aksi tersebut tidak diizinkan sehingga mereka menghadang.
Sementara Ketua Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali, Hery Maega mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian pada tanggal 28 April 2023.
"Kita sudah mengikuti konstitusi yaitu dengan mengirimkan surat pemberitahuan kepada polisi 3 hari yang lalu. Diantar ke Polresta Denpasar pada 28 April kemarin," jelas Hery Maega kepada Suara Denpasar di lokasi aksi.
Sejumlah atribut aksi seperti spanduk dan poster berisikan tulisan seperti "Hentikan Segala Bentuk Diskriminasi, dan Intimidasi Terhadap Mahasiswa West Papua di Indonesia, Indonesia Stop Etnosida, Ekosida, dan Genosida di West Papua." Serta sejumlah narasi lainnya.
Sepanjang aksi tersebut, mereka berteriak "Papua Merdeka" berkali-kali. (*/Dinda)
Baca Juga: LBH Bali Merespon Pernyataan Polisi Tentang Tidak Ada Pembiaran Ormas Menyerang Mahasiswa Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!