- RUPST Bank Mandiri di Jakarta pada 29 April 2026 menetapkan rekor pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun bagi pemegang saham.
- Keputusan dividen tersebut mencerminkan kinerja keuangan solid dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan Dana Pihak Ketiga sepanjang tahun 2025.
- Perusahaan juga menyetujui aksi korporasi pembelian kembali saham senilai Rp1,17 triliun serta melakukan perubahan susunan pengurus perseroan.
Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyepakati pembagian dividen Bank Mandiri sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari total laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (29/4/2026), tersebut mencatatkan rekor sebagai pembagian dividen tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perseroan.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa besaran dividen ini merupakan cerminan dari kinerja keuangan perseroan yang solid dengan pertumbuhan penyaluran kredit mencapai 13,4 persen secara year on year (YoY).
Fundamental kuat Bank Mandiri juga terlihat dari posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat signifikan sebesar 23,9 persen YoY menjadi Rp2.106 triliun pada akhir tahun 2025.
Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan lebih awal kepada pemegang saham sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026. Sisanya akan segera didistribusikan pascapenyelenggaraan RUPST.
Adapun nilai dividen per saham (dividend per share) yang diterima pemegang saham emiten berkode BMRI ini adalah sebesar Rp476,95, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp466,18 per lembar saham.
“Hal ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global,” ujar Riduan dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).
Dengan harga saham penutupan pada saat RUPST sebesar Rp4.430 per lembar, maka dividend yield yang dihasilkan mencapai 10,77 persen.
Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara emiten perbankan di Indonesia.
Baca Juga: Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun yang akan dilaksanakan hingga April 2027.
Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen YoY. Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) gross di level 0,98 persen.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan.
RUPST memberhentikan dengan hormat Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris dan mengangkat kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations Bank Mandiri.
Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
- Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto*
- Komisaris: Luky Alfirman, Yuliot
- Komisaris Independen: Mia Amiati, Bintoro K. Pardewo
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Riduan
- Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
- Direktur Operations: Timothy Utama
- Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
- (Serta jajaran direktur bidang lainnya sesuai hasil RUPST)
Berita Terkait
-
Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini
-
CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru
-
Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham
-
BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah
-
Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
Terkini
-
Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri
-
Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil
-
Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR
-
Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?
-
IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Jabar II, Komisi V DPR Optimistis Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru
-
Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN
-
Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket