Suara Denpasar - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi salut dengan perjuangan seorang janda penjual sosis di Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung Barat Jawa Barat. Sebab, ibu ini bisa menguliahkan dua anak di perguruan tinggi. Lucunya, ibu itu malah ghibahi Ambu Anne, istri Kang Dedi yang menggugat cerai.
Hal itu terlihat saat Kang Dedi Mulyadi mengunjungi objek wisata Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung. Seperti biasa, dia menjadi rebutan objek foto oleh warga.
Saat di Tangkuban Perahu, mantan bupati Purwakarta dua periode ini mengunjungi sejumlah lapak pedagang. Salah satunya penjual sosis dan jagung susu keju (jasuke). Seorang ibu mengaku sudah 17 tahun menjanda.
"Hasil jualan untuk siapa duitnya?" tanya Kang Dedi.
Dia mengatakan, hasil penjualan untuk menghidupi dirinya bersama anak-anaknya. Ibu ini memiliki tiga anak. Anak pertamanya sudah bekerja dan menikah. Sedangkan dua anaknya lagi masih kuliah.
"Hebat. Ibu jualan ini bisa kuliahkan anak? Keren!" kata pejabat berusia 52 tahun ini.
Sang ibu mengatakan, anak nomor dua sedang kuliah di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, sedangkan satunya lagi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
"Biaya kuliahnya dari mana?" tanya Kang Dedi.
"Dari sini," jawab sang ibu.
Kang Dedi memesan jasuk. Dia mencicipi jasuke.
Menariknya, sang ibu penjual sosis dan jasuke itu sempat ghibahin Ambu Anne, Bupati Purwakarta, yang mengugat cerai Kang Dedi. Kepada Kang Dedi, dia sebal terhadap Anne Ratna Mustika, yang gugat cerai Kang Dedi.
"Sebel ke Ibu Anne, karena menoker ka bapak (sebal ke Ibu Anne karena 'ditendang'/ diceraikan)," kata sang ibu ke Dedi Mulyadi.
Kang Dedi menyatakan, itu hak orang untuk memilih, menyukai atau membenci.
"Nggak apa-apa, Ibu. Kenapa ibu ngambek. Si ibu mah, saya yang ditoker, digugat, si ibu yang ngambek," seloroh Kang Dedi membuat tawa warga yang penonton di lokasi.
Kang Dedi meminta sang ibu jangan dendam.
Berita Terkait
-
Dekati Emak-emak, Kang Dedi Bagi-bagi Pete dan Kerupuk Gratis
-
Eks Ketum PSSI Iwan Bule Gabung Partai Gerindra, Incar Kursi Gubernur Jabar, Tarung Ridwan Kamil atau Dedi Mulyadi?
-
Pernah Dipuji Dedi Mulyadi, Kades Bertato Asal Banjarnegara Akui Tak Punya Ini
-
Emak-emak Semangat Tanam Padi Organik Ditemani Kang Dedi dan Angpao Rp 50 Ribu
-
Kang Dedi Perintahkan Haji Mumu Bantu THR ke Korban Pemukulan hingga Kejang-kejang di Cimahi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF