Suara Denpasar - Kritikan pedas dilayangkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati kepada oknum-oknum pegawai Beacukai, Imigrasi, dan Pajak.
Sebab, oknum yang melakukan korupsi itu tentu sudah mencederai hati rakyat banyak. Dia pun meminta oknum-oknum itu untuk segera insaf sebelum berakhir di bui.
Dikutip dari halaman Facebook @Mata Njawa, Senin 8 Mei 2023. Kritik pedas Megawati itu diawali dengan pernyataan soal kondisi Indonesia yang merdeka.
"Ini negara udah enak banget. Kita ini merdeka, tau nggak? Enak aja kalau bisa korupsi segala," papar Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri saat membuka seminar Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru, di Seminyak, Bali, Jumat 5 Mei 2023.
Dia pun menyoroti soal Instasi pelayanan publik yang dikenal sebagai Instasi basah. "Siapa sih enggak tahu Pajak, Imigrasi, Bea Cukai? Siapa? Rafael! Saya tuh sampe ketawa.
Kita disuruh bisa saban hari suruh daftar tuh LHKPN. Lah suruh wong bikin segini biar ntar kalo ada gini ada kecurigaan apa. Gile. Tau-tau si Rafael muncul. Duarrr," paparnya.
Dia juga bercerita saat dirinya menjadi wakil presiden. Di sana akhirnya tahu di mana instansi yang masuk kategori basah dan kering.
"Kan banyak orang baik, kan saya tanya, kalau daerah kering itu yang mana? Yang ini, ini, bu. Kalau yang basah yang mana? Yang imigrasi, bea cukai, pajak. Saya bilang, pantes ya, makanya banyak keren-keren gitu. Duitnya dari mana ya?" tukasnya. ***
Baca Juga: WNA Berulah di Bali, Pidato Megawati Menyentil Sistem yang Buruk?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial