Suara Denpasar – Nama Letkol Wahyo Yuniartoto mendadak hangat diperbincangkan usai video viral yang beredar saat pelatih pencak silat Vietnam mengajak baku hantam di SEA Games 2023.
Letkol Wahyo yang kala sebagai manajer tim silat Indonesia langsung pasang badan meredam aksi tersebut.
Insiden nyaris baku hantam di turnamen multievent Asia Tenggara itu beberapa waktu belakangan sempat viral di media sosial.
Banyak yang penasaran sebenarnya siapa sosok dari Letkol Yuniartoto, perwira menengah dari satuan Kopassus.
Letkol Wahyo diketahui merupakan seorang perwira TNI dengan pangkat Letkol (Inf), selain itu ia juga bertindak sebagai manajer tim pencak silat Indonesia di ajang SEA Games Kamboja.
Namun siapa sangka, kendati sebagai perwira kopassus,nama Letkol Wahyo ternyata pernah disalahgunakan oknum tak bertanggung jawab untuk kasus penipuan.
Itu terlihat dari postingan beberapa akun instagram salah satunya @infokomando.
“Waspada adanya penyalahgunaan akun facebook dan whatsapp dengan mengatasnamakan Letkol Wahyo Yuniartoto (WADAN Grup 2 Kopassus),” tulis akun @infokomando yang dikutip Suara Denpasar Senin (15/5/2023).
“Pelaku juga menggunakan nomor yang sama untuk mengelabui korban demi kepentingan pribadi,” tambah akun tersebut.
Baca Juga: Dinantikan Panser Biru, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Rombak Staf Pelatih untuk Liga 1 2023/2024
Rupanya akun tersebut sengaja membuat informasi data yang mirip dengan Letkol Wahyo untuk kepentingan pribadi.***
Berita Terkait
-
Wow! Inilah Prestasi dari Kolonel Wahyo Yuniartoto, Viral di SEA Games 2023 karena Aksi Heroiknya Hadang Pelatih Timnas Vietnam
-
Viral di SEA Games 2023! Kolonel Wahyo Yuniartoto Punya Julukan Bapak Matahari, Ternyata Ini Artinya
-
Purbalingga Pride! Inilah Profil Kolonel Wahyo Yuniartoto yang Pasang Badan Hadang Pelatih Silat Vietnam di SEA Games 2023
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai