Suara Denpasar - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana akan mengepung Gelora Bung Karno (GBK) tempat konser Coldplay pada 15 November 2023 mendatang.
Mereka menyatakan menolak dengan tegas kehadiran Coldplay di Indonesia karena Coldplay dianggap mendukung LGBT. Menurut mereka pandangan Coldplay itu berbeda dengan ajaran Islam dan prinsip Pancasila.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bahkan Novel Bamukim mendesak pemerintah dan panitia penyelenggara agar membatalkan konser akbar dari salah satu band terbaik dunia itu di Indonesia.
Kendati begitu masyarakat tidak merespon pernyataan Novel Bamukim itu. Terbukti tiket presale yang dijual kemarin Rabu (17/5) ludes hanya dalam waktu 30 menit penjualan. Para pecinta Coldplay terpaksa mengantri untuk jadwal penjualan berikutnya yaitu tanggal 19 Mei 2023.
Namun, seandainya Coldplay benar-benar ditolak konser di Jakarta, Bali bersedia menjadi tempat konser Coldplay. Hal itu disampaikan oleh senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali, Arya Wedakarna alias AWK.
AWK mengatakan dia dan segenap masyarakat Bali mempersilahkan agar Coldplay konser di Bali. Sebab kata dia, kehadiran Coldplay adalah urusan musik bukan urusan moral.
"Jika konser Coldplay di Jakarta ditolak oleh ormas agama karena alasan mendukung LGBT, maka saya sebagai wakil rakyat Bali menawarkan Bali sebagai tempat konser Coldplay. Ini urusan musik bukan urusan moral. Bali dan rakyat Bali siap jadi venue. Dan saya minta negara jangan kalah dengan desakan ormas," cuit AWK melalui Instagram @aryawedakarna, dikutip Denpasar Suara, Kamis (18/5/2023).
AWK juga mengatakan apabila nanti Coldplay konser di Bali, maka akan berdampak positif bagi ekonomi Bali. Karena otomatis semua penonton akan datang ke Bali.
Baca Juga: Ciro Alves Kirim Sinyal Ini Usai Persib Bandung Pamer Timnas Indonesia U-22 Sabet Emas SEA Games
"Bali siap gantikan Jakarta sebagai venue konser Coldplay. Ada 100.000 wisatawan ASEAN yang akan memakai sopir, sewa mobil, makan, memenuhi hotel dan berwisata. Intinya jangan sampai BATAL seperti pengalaman piala dunia U-20 gara-gara ndasbedag. Setuju Sementon?" tulis AWK.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
24 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Juni 2026: Jangan Lewatkan Zinedine Zidane Gratis
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Hidayna Cs
-
Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga
-
Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Birokrasi di Era Digital: Lebih Mudah atau Sekadar Berubah Bentuk?
-
KPK Pamer Barang Bukti OTT Imigrasi, Puluhan Kendaraan Disita