Suara Denpasar - Seorang warga negara Rusia bernama Kotukhov Arthem sedang dalam perbincangan di Bali. Pasalnya dia tergabung dalam sebuah organisasi masyarakat (ormas) lembaga anti narkoba walet reaksi cepat (WLC).
Pihak Imigrasi didesak untuk mengambil tindakan tegas terkait bergabungnya Arthem dengan organisasi tersebut.
Bahkan sebuah poster dipasang oleh orang tak dikenal di beberapa wilayah strategis di Denpasar. Dalam poster tersebut disebutkan bahwa Imigrasi tutup mata lantaran ada orang asing masuk organisasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Barron Ichsan, mengatakan masyarakat perlu tahu tugas Imigrasi. Secara tugas Imigrasi memiliki tugas di hulu dan hilir.
Hulu artinya melakukan pemeriksaan terhadap warga negara asing yang hendak masuk ke Indonesia, sementara hilir artinya pada saat seseorang ingin keluar dari Indonesia.
"Ini apa-apa Imigrasi, apa-apa Imigrasi. Kita itu tugasnya di hulu dan hilir," terang Barron Ichsan Kepada Suara Denpasar melalui telepon seluler, Selasa (23/5/2023).
Terkait persoalan Arthem, Barron Ichsan menjelaskan bahwa karena WNA tersebut bergabung bersama ormas maka yang berhak melakukan tindakan adalah instansi yang menaungi bidang keormasan.
Atau misalnya ormas tersebut mempekerjakan dan menggaji Arthem, maka tugasnya Disnaker. Karena pasti ada RPTKA seperti dokumen tentang perencanaan penggunaan tenaga kerja asing yang harus dimiliki oleh kegiatan investasi (PMA dan PMDN) yang menggunakan tenaga kerja asing dalam kegiatan usaha.
Sementara ormas yang Arthem terlibat bukan merupakan organisasi perusahaan yang memiliki benefit, melainkan organisasi nonprofit.
Baca Juga: Sudah Diumumkan PSIS Semarang, Ternyata Urusan Gian Zola Belum Selesai, Ini Kata Klub
"Sementara ormas itukan bukan pekerjaan, gak terima gaji juga dari situ. Kalau bicara ormas berarti bicara sosial kemasyarakatan. Boleh gak seorang WNA gabung di ormas? Itu harusnya pertanyaannya. Nah yang bisa menjawab itu ya pembina ormas," sambung Barron.
Karena itu, Barron mengatakan biar tidak keluar dari tugas Imigrasi, pihaknya menunggu konfirmasi dari pembina ormas untuk melakukan tindakan apabila ada aturan yang tidak sesuai atau bertentangan dengan apa yg dilakukan oleh WNA tersebut.
"Imigrasi hanya menunggu koordinasi atau rekomendasi dari instansi pembina ormas. Sampai sekarang belum ada yang berkoordinasi ataupun merekomendasikan apapun ke Imigrasi," tandasnya. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
-
Miliki Segudang Saham Sosial, Nengah Senantara Direstui Masyarakat Bali Maju DPR RI dari Partai NasDem
-
Menolak Lupa! Refleksi 25 Tahun Reformasi, Orde Baru Tumbang Tumbuh Orde Paling Baru?
-
Demi Judi Sabung Ayam, Made Kanta Nekat Menjambret Kalung Emas Milik WNA di Kuta Bali
-
Pelaku Penjambret Kalung Emas Milik WNA Diamankan Polsek Kuta
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun