Suara Denpasar - FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina akan berlangsung 19 Juni 2023 mendatang. Bagi sebagian besar punggawa Timnas Indonesia, ini adalah pertama kali mereka melawan bintang-bintang peraih juara Piala Dunia 2022 lalu. Namun, bagi Jordi Amat, ini adalah mengulang kenangan. Video full Jordi Amat vs Messi menjadi menarik kembali.
Tim dengan kualitas "bumi dan langit" ini akan bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bagi Jordi Amat, centerback Timnas Indonesia, ini akan menjadi pertandingan keenam dia melawan Messi.
Sepanjang sejarah, Jordi Amat sudah lima kali menghadang gempuran Messi saat masih sama-sama berlaga di LaLiga atau Liga Spanyol. Tentu saja, waktu itu Jordi Amat masih berkebangsaan Spanyol.
Dari lima laga, Jordi Amat hanya sekali bisa membuat Messi dkk tak berkutik. Jordi Amat dan timnya, Espanyol berhasil menahan Barcelona dalam laga Derbi Catalan dengan skor 1-1 pada 8 Januari 2012.
Sedangkan empat pertandingan lain saat Jordi Amat bertanding untuk Espanyol, Rayo Valecano, dan Real Betis, harus takluk dari Barcelona yang diperkuat sang kapten Argentina, Lionel Messi.
Dalam pertandingan itu, Pep Guardiola, pelatih Barca kala itu menurunkan dua pemain terbaiknya, Lionel Messi dan Cesc Fabregas di lini depan, bersama penyerang terbaik Chili, Alexis Sanchez. Barca menggunakan formasi menyerang.
Di lini tengah, Barca memiliki pemain-pemain terbaik. Ada Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Sergio Busquets. Di bagian belakang, Daniel Alves, Gerard Pique, Carles Puyol, dan Eric Abidal menjadi penghalang serangan Espanyol.
Maka tak heran, Barca menyerang dari awal laga. Tak butuh waktu lama, Fabregas berhasil membobol gawang Espanyol di menit ke-13. Gol ini tidak sah karena Messi yang memberikan assist sempat handball. Barca akhirnya unggul pada menit 16' setelah Fabregas membobol gawang Espanyol melalui sundulan.
Barca memang cukup mendominasi laga. Permainan agresif Barca membuat Espanyol harus mematikan penguasan Messi dkk. Dalam pertandingan ini, 8 kartu kuning diberikan wasit Javier Turienzo Alvarez. Tujuh kartu kuning untuk pemain Espanyol, termasuk Jordi Amat yang melakukan handball. Satu kartu kuning Barca didapat Messi karena handball.
Namun, Espanyol bukannya tidak berkutik. Espanyol berhasilmenyamakan kedudukan melalui sundulan pemain pengganti Alvaro Vazquez di menit ke-86 setelah memanfaatkan umpan Raul Rodriguez yang diteruskan Thievy Fibouma melalui sundulan.
Di barisan belakang Espanyol memang cerdik. Messi dkk sampai dibuat tak berkutik melalui perangkap-perangkap offside. Pemain Barca sampai 7 kali kena perangkap offside Jordi Amat dkk. Termasuk Messi yang kena perangkap offside Jordi Amat pada menit 89'.
Pertandingan ini memang berkesan bagi Jordi Amat. Apalagi, harga pasaran pemain kedua klub terpaut amat jauh. Saat itu, harga pasar semua pemain Espanyol hanya Rp1,9 triliun, sedangkan Barcelona FC Rp13,3 triliun.
Jordi Amat saat itu harga pasarannya Rp34,76 miliar, sedangkan Messi Rp1,7 triliun. Pemain Timnas di Espanyol hanya ada 5, sedangkan Barca ada 17 pemain.
Jordi Amat pun tak sabar ingin segera reuni melawan Messi.
“Saya mendapatkan hasil mengagumkan saat di Espanyol. Seri 1-1 melawan tim terbaik Barcelona saat itu. Jadi ya , itu memori bagus,” kata Jordi Amat dikutuip dari laman PSSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'