Suara Denpasar - Gubernur Bali ungkap alasan mangkrak atau lambatnya proyek pembangunan jalan tol jalur Gilimanuk-Mengwi.
Mengingat sejak groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2022, progresnya sangat lambat. Bahkan saat ini proyek jalan tol sepanjang 96,84 kilometer itu berhenti total.
Wayan Koster mengatakan lambatnya proyek jalan tol itu dikarenakan adanya perubahan pemegang saham di korporasi perusahaan yang mendapat tugas untuk mengerjakan jalan tol tersebut.
Saat ini kata Koster sedang ditangani oleh Menteri PU untuk proses dan mekanisme terkait pergantian pemegang saham dimaksud. Sehingga dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.
"Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Memang mungkin konsekuensinya sedikit tertunda 1 tahun karena perubahan mekanisme penyertaan pemegang saham di dalam korporasi perusahaan tersebut," ujar Koster di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (19/6/2023).
Wayan Koster meyakinkan bahwa lambatnya proyek itu bukan karena tidak ada investor yang berminat untuk mengerjakan proyek dengan nilai Rp 24,6 triliun itu. Banyak yang berminat katanya.
"Pembangunan jalan tol ini banyak yang berminat dan kemudian ada peserta baru yang ingin berpartisipasi sehingga perlu perubahan mekanisme penyertaan pemegang saham. Bukan tidak ada investor tapi banyak yang berminat," kata dia.
Karena itu Koster berharap mangkraknya proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi dapat dimaklumi oleh DPRD Provinsi Bali dan masyarakat Bali secara luas.
"Jadi saya mohon kepada pimpinan dan anggota dewan dan masyarakat Bali memaklumi kondisi tersebut," tutupnya. (Rizal/*)
Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia Kontra Argentina, Shin Tae yong Dapat Pesan Khusus, Soal Mitos?
Berita Terkait
-
Gubernur Bali Wayan Koster ke Capres Ganjar Pranowo: Gak Boleh Membebani Calon
-
Gubernur Bali Wayan Koster ke Ganjar Pranowo: Gak Boleh Membebani Calon
-
Ngabsen Bupati dan Walikota se-Bali, Koster Minta Bupati Jembrana yang Kader Demokrat Dukung Ganjar Pranowo
-
Koster Kenalkan Ganjar Pranowo Sebagai Capres di Lapangan Renon
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Ulasan Gintama: Yoshiwara in Flames, Aksi Spektakuler Tsukuyo dan Gintoki
-
4 Cushion dengan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Hasilnya Bikin Wajah Glowing
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A Usai Laga Keras Penuh Kartu Merah
-
Selain KDRT, Evan Marvino Diduga Selingkuh sampai Bikin Istri Tertular Penyakit Kelamin
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Bek Australia Sesumbar, Singgung Minimnya Pengalaman Turki Jelang Duel Piala Dunia 2026
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Alisson Becker: Jadi Tim Favorit Bukan Jaminan bagi Siapa Pun
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan