Suara Denpasar – Beredar wasiat terakhir Amien Rais yang isinya bikin merinding, usai dirinya meminta maaf dan sempat menyebut nama Jokowi.
Seperti diketahui, Amien Rais merupakan salah satu tokoh politik yang kerap mengkritik kebijakan Presiden Jokowi.
Ia juga kerap melontarkan pernyataan-pernyataan yang cukup kasar kepada kebijakan yang dibuat Jokowi.
Beberapa waktu lalu, pria yang akrab disebut Sengkuni ini bahkan menyebut Jokowi bisa menjadi presiden karena kehendak rakyat dan menyerukan untuk segera melengserkan Jokowi dari jabatannya saat hadir di acara HUT Mega Bintang ke-26.
Kabar mengenai wasiat terakhir Amien Rais ini dibagikan kanal YouTube SEPUTAR ISTANA pada Senin (19/6/2023) lalu.
“SEMPAT MINTA MAAF & SEBUT NAMA JOKOWI, WASIAT TERAKHIR AMIEN RAIS BIKIN MERINDING,” demikian narasi yang ditulis pada judul video.
Sementara pada bagian thumbnail video, terpampang pula potret Amien Rais yang terbaring di ranjang rumah sakit dan dikelilingi orang-orang berseragam putih khas petugas kesehatan.
Sontak saja, video berdurasi 8 menit 5 detik itu pun viral di media sosial dan telah diputar lebih dari 33 ribu kali.
Bahkan, kolom komentarnya pun mulai diserbu oleh warganet yang kebanyakan mengecam tindakan Amien Rais yang dinilai sarat adu domba.
Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Sampaikan Kebijakan Ekspor Pasir Laut, Begini Tanggapan Amien Rais
Namun, benarkah berita tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah disaksikan secara utuh, adanya wasiat terakhir dan permintaan maaf Amien Rais kepada Jokowi nyatanya tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Faktanya, tayangan tersebut hanya berisikan cuplikan video beberapa orang yang mengkritik perbuatan Amien Rais.
Salah satunya adalah Denny Siregar yang mengungkapkan jika Amien Rais sudah mulai bertentangan dengan Jokowi sejak 2014.
Ia pun menyebut bahwa Amien Rais ingkar janji karena dulu pernah bernadzar akan jalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta saat meragukan Jokowi bisa menang dalam pemilihan presiden.
Berita Terkait
-
Kenapa Bukan Jokowi yang Buka PKB? Gubernur Koster: Kalau Itu Jangan Ditanya
-
Jokowi Kasih 2 Jempol ke Shin Tae-yong Usai Laga Indonesia vs Argentina
-
Setelah Puan Bertemu AHY, SBY Mimpi Bertemu Jokowi, Seperti Apa Mimpinya?
-
Dukung Timnas Indonesia, Presiden Jokowi Sebut Erick Thohir Begini di Depan Awak Media
-
CEK FAKTA: Tidak Mau Kecewakan Jokowi, Rp7,1 Triliun Kekayaan Anies Baswedan Disita Sri Mulyani?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah